SURABAYA (RadarJatim.id) — Visi Semesta (VISTA) Indonesia bersama tiga Sekolah Inisiator, yaitu LPI At Taqwa Surabaya, PI Raudlatul Jannah Sidoarjo dan LPI Nurul Hikmah Sidoarjo, telah sukses menyelenggarakan Annual Workshop XII pada (3/1/2026) di Graha At Taqwa, Jl. Lidah Wetan No. 6, Lakarsantri, Surabaya.
Hasil yang diharapkan pendidikan bermutu, khususnya pada guru pendidikan Islam di Jawa Timur jangan maju sendiri-sendiri, harus maju bersama-sama terus berkolaborasi.
Sus Indrawati, M.Pd Ketua Panitia penyelenggara Annual Workshop XII mengatakan kalau kegiatan tersebut telah menghadirkan sebanyak 560 peserta, berasal dari 26 lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah di Jawa Timur.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan tingginya komitmen para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing. “Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas guru dalam mengajar melalui pendekatan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan bermanfaat,” jelasnya.
“Selain itu, kegiatan ini juga mendorong guru untuk mampu melibatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran, sehingga pendidikan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi mampu bergerak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” terangnya.

Ia sampaikan bahwa High Impact Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengaruh jangka panjang terhadap perkembangan peserta didik, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, karakter, maupun kepedulian sosial. “Guru diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan yang menghadirkan pembelajaran relevan dengan kehidupan nyata,” harapnya.
Kegiatan yang bertemakan ‘High Impact Learning’ tersebut dibuka oleh Ketua Yayasan VISTA Indonesia Akhmad Rozi Hapsari, MM dengan menghadirkan, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur, Dr. Abu Khaer, M.Pd sebagai Keynoet Speaker.
Juga Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ir. Yusuf Masruh, M.Pd, Pembina Yayasan VISTA Indonesia Suhadi Fadjaray, Sekretaris Yayasan At Taqwa Surabaya Nurus Salam, S.Ag M.Pd, Bendahara VISTA Azizah, M.Pd juga sebagai Keynote Speaker.
Kepala BBGTK Jatim Abu Khaer menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan pembelajaran berdampak tinggi yang selaras dengan transformasi pendidikan nasional. “Guru perlu terus mengembangkan kompetensi dan kolaborasi agar pembelajaran mampu menjawab tantangan zaman serta kebutuhan peserta didik,” tegasnya.
Menurutnya, melalui Annual Workshop XII ini, Visi Semesta Indonesia bersama tiga Sekolah Inisiator berharap terbangun sinergi dan jejaring kolaboratif antar lembaga pendidikan Islam, serta lahir praktik-praktik pembelajaran inspiratif yang dapat direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan di Jawa Timur.
“Workshop ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui penguatan kapasitas guru dan pembelajaran yang berdampak luas bagi sekolah, lingkungan, dan masyarakat,” harap Abu Khaer.

Menurut Pembina VISTA Indonesia Suhadi Fadjaray, bahwa memberi arahan dan motivasional jika dikehendaki tumbuh menjadi generasi terbaik, anak anak membutuhkan Kolaborasi Terbaik dari pengasuhan terbaik ortu, pendidikan terbaik guru dengan sistem pendidikan terbaik
“Visi semesta education system 4.B menjembatani kolaborasi antar sekolah Islam agar saling melakukan penyerbukan silang. Kita sudah lelah berkubu-kubu, saatnya bersatu padu menghasilkan pendidikan bermutu,” terangnya.
“Jangan maju sendiri-sendiri, kita perlu maju bersama dalam kolaborasi. Tanpa kolaborasi, kita akan terdegradasi. Mari satukan hati dalam gerak edukasi membangun generasi,” harap Suhadi Fadjaray.(mad)







