GRESIK (RadarJatim.id) — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Gresik menggelar musyawarah Kabupaten (Muskab) perdana di Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik, Rabu (16/2/2022). Muskab dengan tema “Pengusaha Bersatu, Ekonomi Kuat, Indonesia Hebat” ini dalam rangka memilih ketua DPK Apindo Gresik yang baru.
Pembukaan Muskab dihadiri sejumlah pejabat, dui antaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol (Inf) Taufik Ismail, Kadisnaker Gresik Budi Raharjo, serta stakeholder terkait.
Dalam Muskab Apindo dengan agenda pemilihan ketua baru ini, 4 kandidat bersaing menempati posisi orang nomor 1 di Apindo Gresik. Mereka adalah Alfan Wahyuddin dari PT Asuka Engineering Indonesia, FX Sumarmo (PT JadiMas), Tri Adhi Suprihartono (PT Nanosh Realti), dan Ichwansjah dari PT Nippotech Sejahtera.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam arahan sebelum pembukaan Muskab mengatakan, betapa pentingnya peranan serta fungsi dari Apindo sebagai pelaku usaha di Kabupaten Gresik. Peran yang ia maksud terkait sumbangsih di sektor ekonomi.
“Lewat Muskab ini, Pemerintah Kabupaten Gresik mengharapkan keputusan yang dihasilkan baik itu program maupun ketua yang terpilih bisa bersinergi dengan kami. Karena dengan adanya Pandemi Covid-19 ini, membawa dampak pada sektor ekonomi di Indonesia dan juga di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min, sapaan akrab Wabup Aminatun Habibah.
Karena itu, Bu Min menegaskan mengungkapkan, sudah menjadi tugas bersama antara pemerintah Kabupaten Gresik dan Apindo Gresik sebagai garda terdepan untuk senantiasa memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
Disinggung mengenai permasalahan pengangguran yang masih banyak di Gresik, Bu Min berharap adanya kolaborasi. Bersama Apindo, katanya, nantinya bisa membantu menurunkan angka pengangguran khususnya bagi warga lokal.
“Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan bisa ada kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak di Kabupaten Gresik untuk bisa ambil bagian dalam perusahaan-perusahaan yang bapak/ibu miliki di Kabupaten Gresik ini,” tandas Bu Min.
Sebagai persiapan menyambut datangnya kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Disnaker akan memberikan pelatihan-pelatihan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang yang dibutuhkan oleh perusahaan di Kabupaten Gresik. (sho)







