SURABAYA (RADARJATIM.ID) Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinilai hanya membutuhkan tambahan elektabilitas sedikit lagi untuk bisa memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. Hanya sekitar 4 hingga 5 persen tambahan elektabilitas Prabowo-Gibran untuk merealisasikan hal itu.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi mengatakan tidak banyak yang dibutuhkan Prabowo dan Gibran untuk mengukuhkan kemenangan. Hal ini disebabkan pasangan tersebut sudah sangat kuat dalam hasil survei terbaru IPI.
“Untuk Pak Prabowo dan Gibran hanya perlu 4 sampai 5 persen untuk dapat 50+ menang satu putaran,” kata Burhanuddin dalam paparannya, Rabu (27/12/2023).
Burhanuddin mengatakan, dalam survei IPI periode 23-24 Desember 2023, Prabowo-Gibran mendapat elektabilitas sebesar 46,7 persen. Jumlah ini mengalahkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mendapat 24,5 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 21 persen.
Ia menjelaskan, usai debat perdana capres-cawapres kemarin, elektabilitas Prabowo-Gibran cenderung semakin bertambah meski sedikit. Sedangkan pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin sedikit mengalami penurunan.
Hal tersebut disebabkan efek debat tidak terlalu signifikan dalam menggerus elektoral setiap kandidat capres-cawapres. Namun, meski hanya memiliki efek kecil, tetap sangat menentukan untuk terjadinya Pilpres 2024 satu putaran ataupun dua putaran.
“Meskipun efeknya kecil, tetapi efek yang kecil itu sangat konsekuensial dalam menentukan apakah Pilpres 2024 akan satu putaran ataupun dua putaran,” pungkasnya. (RJ/RED)







