KEDIRI (RadarJatim.id) – Tumiatun alias Indung (69), warga Dusun Kunjang Kidul, Desa Kunjang, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, meninggal dunia justru setelah menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, Kusnadi alias Tajab (50).
Korban menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (22/1/2026) malam setelah kondisinya kian menurun drastis.
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan mengatakan, korban sempat mendapatkan perawatan medis dan diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik. Namun, pada Kamis (22/1/2026) siang, kondisi korban kembali memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
“Korban meninggal Kamis malam. Kondisinya drop. Sebelumnya memang sempat diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit RSKK, karena kondisinya dinilai membaik,” ujar Joshua, Jumat (23/1/2026).
Peristiwa penusukan tersebut terjadi pada Rabu pagi (21/1/2026) dan sempat menggegerkan warga sekitar. Akibat kejadian itu, korban bernama Tumiatun alias Indung (69) mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh depan dan belakang.
Setelah kejadian itu, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di poliklinik desa setempat sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) Pare. Korban menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang pada Rabu (21/1/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.
Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah Tumiatun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri oleh tim Inafis Satreskrim Polres Kediri untuk dilakukan autopsi pada Kamis (22/1/2026) malam.
Sementara proses pemakaman Tumiatun alias Indung (69) ini dilakukan pada Jumat (23/1/2026) sore.
“Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian. Saat ini kami masih menunggu hasil dari rumah sakit,” kata Joshua.
Polisi masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta motif terduga pelaku. Penyidik juga akan membawa Kusnadi ke rumah sakit jiwa untuk menjalani asesmen kejiwaan.
“Langkah ini penting untuk menentukan pertanggungjawaban hukum terhadap yang bersangkutan. Perkembangannya akan kami sampaikan,” ujar Joshua. (rul)





