MALANG (RadarJatim.id) – Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat memadati Alun-alun Tugu Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026), dalam kegiatan Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya.
Kegiatan yang dikemas dalam suasana kebersamaan layaknya car free day tersebut diikuti relawan, petani, peternak, pelaku UMKM, penerima manfaat, hingga masyarakat umum. Selain senam massal, acara juga diramaikan donor darah, bazar UMKM, hiburan rakyat, dan pembagian doorprize.
Koordinator Lapangan kegiatan, Markus Soleh, menegaskan, bahwa kegiatan tersebut bukan aksi demonstrasi, melainkan gerakan positif untuk menunjukkan dukungan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ini gerakan kebersamaan. Kami ingin menghadirkan suasana yang gembira sekaligus menunjukkan, bahwa masyarakat siap mendukung program yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi Indonesia,” ujar Markus.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempertemukan seluruh elemen yang terlibat dalam ekosistem MBG, mulai dari petani, peternak, pelaku UMKM, relawan, hingga penerima manfaat. Panitia menargetkan, sedikitnya 100 konten positif diproduksi dan disebarluaskan melalui media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap program MBG.
Diketahui, program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang terus diperluas cakupannya. Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat mencapai 82 juta hingga 82,9 juta orang pada akhir 2026. Target tersebut mencakup siswa sekolah, santri, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data pemerintah per Mei 2026, jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai sekitar 61,9 juta orang atau hampir 75 persen dari target nasional. Program tersebut ditopang ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.
Selain fokus pada pemenuhan gizi, MBG juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, koperasi, BUMDes, dan pelaku UMKM sebagai pemasok kebutuhan pangan program.
Penguat Ekosistem MBG
Malang Raya menjadi salah satu wilayah yang aktif mendukung pelaksanaan MBG. Pemerintah Kota Malang bahkan menyatakan komitmennya membantu efektivitas distribusi program melalui pemetaan penerima manfaat dan koordinasi dengan SPPG agar penyaluran lebih tepat sasaran.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga melakukan peninjauan langsung pelaksanaan MBG di Malang dan mendorong pemerataan penerima manfaat, termasuk bagi siswa dan pondok pesantren yang belum terjangkau program.
Tokoh masyarakat Malang Raya, Makhrus Sholeh, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat bagi rakyat.
“Program yang baik perlu didukung bersama. Yang terpenting adalah bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat persatuan serta kesejahteraan bersama,” kata Abah Makhrus, sapaan akrabnya.
Kegiatan berlangsung meriah sejak pagi hingga siang hari. Peserta antusias mengikuti senam bersama, donor darah, hingga mengunjungi stand UMKM yang menyediakan berbagai produk lokal. Melalui kegiatan tersebut, para peserta berharap program MBG tidak hanya menjadi upaya pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi petani, peternak, UMKM, dan masyarakat luas menuju Indonesia Emas 2045. (rul)





