KEDIRI (RadarJatim.id) – Istri presiden keempat Republik Indonesia, Sinta Nuriyah Wahid, mengunjungi Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian di Mojokutho, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana Ramadan 1447 Hijriyah dan menjadi bagian dari kegiatan silaturahmi sekaligus berbagi kepedulian kepada para penghuni rumah lansia.
Dalam kesempatan itu, Sinta Nuriyah menyempatkan diri berinteraksi dengan para lansia yang tinggal di rumah kemanusiaan tersebut. Ia juga menyerahkan santunan sebagai bentuk perhatian kepada para penghuni.
Di hadapan para pengurus dan relawan, ia menyampaikan pesan agar semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial terus dijaga, khususnya dalam merawat para lansia.
“Kehadiran rumah seperti ini sangat penting. Para lansia membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan rasa dihargai. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kepada sesama,” ujar Sinta Nuriyah.
Perempuan yang lahir pada 8 Maret 1948 itu juga mengapresiasi para relawan yang selama ini mengabdikan diri untuk mengelola rumah kemanusiaan tersebut.
Sinta Nuriyah merupakan istri dari Presiden RI keempat, almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang dikenal luas memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi.
Sementara itu, koordinator Gusdurian Mojokutho, Anugrah Yunianto yang akrab disapa Antok Mbeler, mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para penghuni rumah lansia. Menurut Antok, kehadiran Sinta Nuriyah memberikan semangat baru bagi para relawan dalam menjalankan kegiatan sosial di rumah kemanusiaan tersebut.
“Kami merasa sangat bersyukur atas kunjungan beliau. Ini menjadi penguat semangat bagi kami untuk terus merawat para lansia dengan penuh kepedulian,” terang Antok.
Ia menambahkan, Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian Mojokutho didirikan sebagai wadah kepedulian sosial bagi masyarakat, khususnya bagi para lansia yang membutuhkan tempat tinggal dan perhatian.
“Kami berharap rumah ini bisa terus menjadi ruang kemanusiaan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (rul)







