SURABAYA (RadarJatim.id) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya memberikan lima kiat sukses selama bulan suci ramadhan. LDII Kota Surabaya menggerakkan warganya agar bisa mensukseskan program yang sudah menjadi agenda rutin tahunan selama ramadhan tersebut.
“Ramadhan adalah bulan pembinaan. Kami ingin warga benar-benar memaksimalkan ibadah dan memperbaiki diri. Lima sukses itu meliputi sukses puasa, sukses shalat tarawih, sukses tadarus Al Quran, sukses meraih lailatul qadar, serta sukses menunaikan zakat fitrah,” kata Wakil Ketua DPD LDII Kota Surabaya, Kyai Nur Kholis disela Media Gathering bersama puluhan wartawan di Kantor DPD LDII Surabaya, Jumat (28/2/2026).
Anggota MUI Kota Surabaya ini menambahkan Ramadan harus dimaknai sebagai momentum peningkatan kualitas diri, bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan. Dimana lima kiat sukses ramadhan ini merupakan bagian dari pembinaan spiritual sekaligus penguatan kepedulian sosial warga.
Pihaknya menyampaikan jika mulai memasuki sepuluh malam terakhir, seluruh jamaah di masjid naungan LDII diimbau mengikuti i’tikaf. Baik mulai usai shalat tarawih hingga menjelang subuh.
“I’tikaf sebagai sarana muhasabah dan penguatan spiritual untuk meraih keutamaan malam lailatul qadar. I’tikaf menjadi momentum evaluasi diri. Sepuluh malam terakhir harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” terangnya.
Sedangkan disinggung mengenai kegiatan selama ramadhan, pihak LDII Kota Surabaya menggelar santunan bagi anak yatim. Dimana dengan makin bertambahnya penerima manfaat, penyaluran santunan diputuskan dilakukan oleh masing-masing PC dan PAC LDII se-Surabaya.
“Santunan tersebut dihimpun secara mandiri dari warga LDII sebagai wujud gotong royong internal. Dengan skema desentralisasi, kegiatan tidak terpusat di satu lokasi dan jangkauan penerima manfaat menjadi lebih luas,” tambahnya.
Pihaknya berharap dengan mengamalkan gerakan 5 Sukses Ramadan maka akant terwujud pribadi yang lebih disiplin, berakhlak, dan memiliki solidaritas sosial yang kuat.
Sedangkan untuk persiapan sholad Idul Fitri, ditegaskan bahwa LDII Kota Surabaya tidak memusatkan di satu lokasi. Namun pelaksanaan shola ied ini akan dilaksanakan di masing-masing kepengurusan di wilayah PC maupun PAC masing-masing.
“Kita tidak memusatkan di satu titik, dan untuk pelaksanaan hari rayanya kami mengikuti keputusan dari pemerintah,” pungkasnya. (RJ1/RED)




