SIDOARJO (RadarJatim.id) Puluhan nelayan dan petani di kabupaten Sidoarjo diajak buka bersama (bukber) dan mendapatkan parcel lebaran dari Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Ir.H.Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS). BHS secara khusus menyempatkan berbagi kebahagiaan dengan petani dan nelayan di momen bulan suci ramadhan yang penuh hikmah ini.
“Kami selaku nelayan menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapak BHS. Beliau selalu peduli dengan nasib nelayan. Semoga Bapak BHS selalu diberi kesehatan, panjang umur dan selalu diberi kemudahan,” ujar Isbah, salah satu tokoh nelayan asal Sedati, Selasa, seusai bukber di Nasi Krawu Bu Nunik II, Krian, Sidoarjo, Rabu (3/3/2026).
Selama ini keluhan maupun aspirasi dari para nelayan selalu didengarkan dan dicarikan solusi oleh BHS yang juga anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra. Secara konsisten, anggota DPR RI peraih suara terbanyak daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo pada Pilegg 2024 lalu itu juga terus memperhatikan nasib nelayan di Sidoarjo.

Hal senada disampaikan perwakilan tokoh petani, Gatot yang menegaskan bahwa BHS selama ini selalu memperhatikan nasib petani dan keluhan yang dialami para petani. Mulai dari persoalan pupuk, bibit, hama hingga persoalan perairan selalu ditindak lanjuti dan dicarikan solusinya.
“Pak BHS selalu ngopeni petani, dan selalu ingat nasib petani. Kami sampaikan terima kasih yang sebesar besarnya dan komitmen beliau tidak diragukan lagi selali eling (ingat,Red) petani,” kata Gatot.
Sementara itu, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Ir.H.Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS) menegaskan bahwa nasib petani dan nelayan memang harus diperhatikan agar nasib mereka bisa hidup lebih layak. Bahkan Presiden RI, Prabowo Subianto secara khusus juga memperhatian nasib para petani dan nelayan.
Dalam kesempatan bukber ini, BHS juga banyak memyerap aspirasi dari para petani dan nelayan. Dan hal itu akan ditindak lanjuti dan akan dibawa ke rapat paripurna di DPR RI.
“Alhamdulillah begitu banyak masukan masukan atau aspirasi dari beliau beliau (para petani dan nelayan,Red) yang akan kita bawa di rapat paripurna sebagai masukan agar petani dan nelayan di Sidoarjo bisa sejahtera,” ujar BHS.
Pihaknya juga harapkan pemerintah bisa membantu bibit seratus persen untuk petani dan penanganan hama. Agar petani bisa panen tiga kali dalam setahun. Termasuk untuk keluhan nelayan yang terdampak dari air lumpur Lapindo bisa dicarikan solusi karena akibat aliran lumpur ini mempengaruhi hasil tangkapan para nelayan. (RJ/RED)







