SIDOARJO (Radarjatim.id) — Upaya membentuk generasi berakhlak mulia dan berkarakter yang kuat. Kesempatan di bulan Suci Ramadan 1447 H ini SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo telah menyelenggarakan kegiatan PESILAT (Pesantren Kilat).
Kali ini mengambil tema “Mengukir Kebaikan, Menggapai Keberkahan” dan dilaksanakan pada tanggal 3–4 Maret 2026 di Ponpes Bahrul Hidayah Sidoarjo.
Prosesinya pemberangkatan dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 Taman, Dewi Nurmalasari, M.Pd dengan disaksikan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, M.Pd
Bersama jajaran Panitia dari Tim Kesiswaan dan guru Agama SMA Negeri 1 Taman menuju Ponpes disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Bahrul Hidayah, KH KH. Abdul Aziz Munif
Kegiatan PESILAT secara resmi dibuka oleh Kepala SMAN 1 Taman Sidoarjo, Dewi Nurmalasari, M.Pd. Turut hadir sebagai tamu kehormatan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd.

Dr. Kiswanto menyampaikan pesan yang begitu mengena di hati para peserta. “Memang baik jadi orang penting, tapi lebih penting jadi orang baik. Oleh karena itu jangan pernah merasa paling baik,” pesannya.
Sehingga pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh siswa, bahwa nilai kebaikan dan kerendahan hati harus selalu diutamakan dalam kehidupan.
Begitu juga Kepala SMA Negeri 1 Taman Dewi Nurmalasari juga berpesan agar seluruh siswa yang mengikuti PESILAT dapat meningkatkan kualitas kebaikan.
“Semoga semuanya menjadi pribadi yang lebih sholih dan sholihah, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai ke Islaman yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” pesan Bu Dewi_sapaan akrabnya.
Melalui tema ‘Mengukir Kebaikan, Menggapai Keberkahan’ SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo berkomitmen menanamkan nilai-nilai religius.
“Kami berharap mereka semakin meningkat kedisiplinannya, kebersamaan, dan penghormatan kepada orang tua serta guru sebagai bekal utama dalam meraih kesuksesan dunia dan akhirat,” harapnya.
Seluruh peserta siswa kelas XE1 hingga XE11 sejak pagi sudah berkumpul dengan penuh semangat, peserta berangkat dari sekolah menggunakan sepur kelinci menuju lokasi Ponpes Bahrul Hidayah di Desa Sukolegok Sukodono Sidoarjo.
Menarik, tepat pukul 07.00 WIB, kegiatan resmi dibuka dan dilanjutkan dengan pengumpulan telepon genggam per kelas oleh panitia. “Kebijakan ini bertujuan agar peserta lebih fokus, khusyuk, dan mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama kegiatan berlangsung,” tegas Bu Dewi.
Setelah pembagian kamar, rangkaian kegiatan dimulai dengan sholat Dzuhur berjamaah dan dilanjutkan materi pertama hingga pukul 14.00 WIB. Menjelang berbuka puasa, seluruh peserta mengikuti kajian bersama Pengasuh Ponpes, KH. Abdul Aziz Munif.
Dalam tausiyahnya, KH Abdul Aziz Munif menyampaikan pesan singkat namun mendalam, bahwa siapa pun yang ingin sukses hendaknya memuliakan orang tua dan guru, karena dengan itu Allah SWT akan memudahkan setiap langkah kehidupan.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat waktu berbuka tiba. Takjil yang disiapkan oleh pihak pondok dinikmati bersama, dilanjutkan sholat Magrib berjamaah. Setelah istirahat sejenak, peserta kembali menuju masjid untuk melaksanakan sholat Isyak dan Tarawih berjamaah.
Kegiatan malam hari dilanjutkan di halaman pondok dengan penampilan istimewa dari santriwan dan santriwati Ponpes Bahrul Hidayah. Meski rangkaian kegiatan cukup padat, para peserta tetap antusias hingga kegiatan berakhir pukul 22.00 WIB.

Istirahat malam menjadi persiapan untuk bangun pada pukul 03.00 dini hari guna melaksanakan sholat Qiyamul Lail dan bermunajat kepada Allah SWT. Kegiatan dilanjutkan sahur bersama dan sholat Subuh berjamaah, kemudian kajian Subuh hingga pukul 06.00 pagi.
Sebelum pulang, seluruh peserta melaksanakan sholat Dhuha berjamaah dan mengikuti prosesi penutupan. Kegiatan PESILAT ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum pembentukan karakter dan penguatan spiritual generasi muda.(mad)







