• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Religi

Lestarikan Tradisi Malam Selawe, Bupati Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Syukur

by Radar Jatim
15 Maret 2026
in Religi, Sastra/Budaya
0
Lestarikan Tradisi Malam Selawe, Bupati Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Syukur
81
VIEWS

GRESIK (RadarJatim.id) — Tradisi Malam Selawe kembali digelar dengan khidmat di Masjid Ainul Yaqin, kawasan religi Makam Sunan Giri, di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026 malam). Ribuan warga memadati area tersebut untuk mengikuti rangkaian ibadah dan doa bersama di penghujung bulan Ramadan.

Di luar kompleks makam, ribuan warga Gresik dan sekitarnya menyemut, memadati sepanjang Jl. Sunan Giri – Jl. Sunan Prapen. Merelka harus rela berjalan kaki, berdesakan untuk berbelanja aneka produk yang dijajakan oleh para pelaku UMKM di sisi kiri-kanan badan jalan. Tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad ini menjadi bagian penting dari identitas religius masyarakat Gresik sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Isyak dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan munajat serta pembacaan 1.000 Surat Al-Ikhlas secara bersama-sama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah, juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik. Sebelum menuju masjid, Bupati dan rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah ke Makam Sunan Giri.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menyampaikan, bahwa Malam Selawe merupakan tradisi spiritual yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama oleh masyarakat Gresik.

“Niat kita malam ini adalah beriktikaf untuk mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar. Semoga Indonesia semakin damai dan sukses, khususnya Gresik agar semakin aman, kondusif, serta terbukanya pintu rezeki bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap istiqamah menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut.

“Semoga kita tetap istiqomah menjaga tradisi Malam Selawe yang sudah berlangsung berabad-abad dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Semoga kita bisa kembali bertemu di bulan Ramadan tahun depan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Malam Selawe. Pada penyelenggaraan tahun ini terdapat sejumlah hal berbeda. Pemerintah Kabupaten Gresik melibatkan desa dan kelurahan melalui program “Satu Desa Satu Produk Unggulan” yang ditampilkan dalam stan-stan di kawasan Malam Selawe.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyediakan 2.000 porsi nasi kebuli dan 500 kupat ketheq bagi masyarakat. Hidangan tersebut disiapkan sebagai wujud syukur atas ditetapkannya tradisi Malam Selawe dan Kupat Ketheg sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Momentum tahun ini juga menjadi catatan bersejarah bagi masyarakat Gresik. Tradisi Malam Selawe dan Kupat Ketheg secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Karena itu,piagam penghargaan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif kepada Camat Kebomas Tri Joko Efendi sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut.

Pada bagian lain antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Stan kuliner yang berjajar di kawasan Sunan Giri dan sepanjang Jl. Sunan Giri – Jl. Sunan Prapen dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati suasana khas Malam Selawe.

Salah satu pengunjung, Darwati (41), warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas mengaku bersyukur dapat mengikuti tradisi tersebut bersama keluarganya. Malam itu, ia datang bersama suami dan dua anaknya.

“Alhamdulillah, saya bisa hadir di majelis dan tradisi yang khidmat ini. Meski tadi sempat kehujanan untuk naik dan ke masjid, saya tetap merasa bahagia. Di bawah ada kuliner, di atas ada munajat dan doa-doa,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Gresik berharap, tradisi luhur ini terus dijaga sebagai warisan budaya dan spiritual yang memperkuat nilai religius sekaligus kebersamaan masyarakat Gresik. (sto)

Tags: Bupati YaniDoa dan SyukurMakam Sunan GiriMalem Selawepemkab gresik

Related Posts

Ringankan Beban, Bupati – Wakil Bupati Gresik Berikan Bantuan Stimulan Material untuk Korban Kebakaran Sembayat

Ringankan Beban, Bupati – Wakil Bupati Gresik Berikan Bantuan Stimulan Material untuk Korban Kebakaran Sembayat

by Radar Jatim
31 Juli 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Bupati Gresik,...

Buka MPLS Sekolah Rakyat Gresik, Bupati Yani: Dari Sekolah ini Akan Lahirkan Generasi Unggul dan Berkarakter Kuat

Buka MPLS Sekolah Rakyat Gresik, Bupati Yani: Dari Sekolah ini Akan Lahirkan Generasi Unggul dan Berkarakter Kuat

by Radar Jatim
31 Juli 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Pemerintah Kabupaten...

Menakar Kedaulatan Tenaga Kerja di Kota Industri

Paradigma Baru Perlindungan Petani

by Radar Jatim
30 Juli 2026
0

Oleh Abdullah Sidiq Notonegoro Tidak...

Load More
Next Post
Terminal Purabaya Sidoarjo Disorot Menteri LH Jelang Puncak Mudik

Terminal Purabaya Sidoarjo Disorot Menteri LH Jelang Puncak Mudik

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Padati Alun-alun Tugu Malang, Dukung MBG Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Ketenagakerjaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Peternakan
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In