BANYUWANGI (RadarJatim.id)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan layanan kesehatan tetap tersedia selama periode mudik dan libur Lebaran 2026. Untuk itu, Dinas Kesehatan menyiapkan berbagai fasilitas layanan kesehatan yang siaga bagi masyarakat maupun para pemudik.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, layanan yang disediakan di pos kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan, stabilisasi pasien sebelum dirujuk, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Tenaga kesehatan yang bertugas berasal dari rumah sakit, puskesmas, klinik di Banyuwangi,” terang Amir, Senin (16/3/2026).
Selain pos kesehatan, Banyuwangi juga menyiagakan 13 unit instalasi gawat darurat (UGD) rumah sakit serta 18 puskesmas rawat inap yang tetap beroperasi selama 24 jam.
“Sehingga penanganan kegawatdaruratan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyiapkan 10 pos kesehatan yang tersebar di sejumlah titik strategis yang banyak dilalui masyarakat.
“Pada mudik lebaran tahun 2026 ini, disediakan pos kesehatan pada 10 titik, ditempatkan di kawasan yang banyak diakses warga. Kami juga sediakan di wilayah perbatasan seperti di Kalibaru, wongsorejo, hingga Paltuding Ijen,” kata Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.
Pos kesehatan tersebut berada di Terminal Rogojampi, Terminal Gambiran, Pelabuhan Ketapang, Stasiun Ketapang, Bandara Banyuwangi, hingga kawasan pusat Kecamatan Genteng.
“Selain itu di Masjid Baiturrohman Kalibaru, RTH Kalibaru, Taman Sritanjung posko gabungan bersama Polresta, juga Paltuding Ijen juga kami tempatkan pos kesehatan,” jelasnya.
Pos kesehatan ini mulai beroperasi sejak 13 hingga 25 Maret 2026 dan diperuntukkan bagi masyarakat umum, pemudik, pengemudi, maupun pihak lain yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan selama perjalanan.
Untuk menjaga akses pelayanan kesehatan saat hari libur, Dinas Kesehatan juga membuka 13 puskesmas rawat jalan siaga yang tetap melayani masyarakat pada pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
“Melalui langkah ini, Pemkab Banyuwangi berkomitmen untuk memastikan bahwa selama periode arus mudik dan libur Lebaran, masyarakat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan responsif, serta mampu mengantisipasi berbagai potensi kejadian kegawatdaruratan di jalur perjalanan maupun di lingkungan masyarakat,” pungkas Amir. (hsn)







