SIDOARJO (RadarJatim.id) — Kegiatan I’tikaf Nasional DAFI (Darul Fiktri) 2026 kembali diselenggarakan oleh DAFI Pesantren Al Quran Science Sidoarjo, sebagai upaya menghidupkan 10 malam terakhir bulan suci Ramadan 1447 H dengan berbagai rangkaian ibadah dan kegiatan keislaman.
Menutur Ketua Pelaksana I’tikaf Nasional DAFI 2026, Ust Rijal Mujahidin Sabililhaq, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang dirancang secara khusus untuk memberikan ruang bagi umat Islam dalam memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadan.
“Kegiatan ini bernama I’tikaf Nasional DAFI 2026, yang menjadi wadah bagi santri, alumni, serta masyarakat umum untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT,” jelasnya, pada (17/3/2026) sore.
Pelaksanaannya mulai tanggal 10 Maret hingga 18 Maret 2026, waktunya setiap harinya dimulai pukul 16.00 WIB hingga 06.00 WIB. “Peserta mengikuti rangkaian kegiatan ibadah yang tersusun secara sistematis dan penuh kekhusyukan, ” terang Ustad Rijal.
Adapun rangkaian kegiatan dimulai pada sore hari dengan kajian menjelang berbuka puasa yang diisi oleh para ustadz dari DAFI Pesantren Al Quran Science. Kajian ini menjadi pembuka yang memberikan motivasi dan penguatan ruhiyah bagi para peserta sebelum memasuki waktu berbuka. Setelah itu, peserta melaksanakan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan shalat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.
Usai shalat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh peserta dalam suasana yang khidmat.
Pada pukul 02.00 dini hari, peserta dibangunkan untuk melaksanakan shalat tahajud atau qiyamul lail, sebagai salah satu ibadah utama dalam meraih keutamaan malam Lailatul Qadr.
Dilanjutkan dengan sahur bersama, shalat Subuh berjamaah, serta dzikir pagi. Sebagai penutup rangkaian ibadah harian, peserta melaksanakan tilawah Al-Qur’an hingga akhirnya ditutup dengan shalat syuruq.
Ketua Dewan Pengurus Yayasan sekaligus Mudir Pesantren, Ust Agus Hariadi, S.Pd.I., Al Hafidz, menyampaikan bahwa kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nabawi DAFI Anggaswangi, yang menjadi pusat kegiatan ibadah selama program berlangsung.
Ia juga menambahkan bahwa peserta kegiatan ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari santri DAFI, para asatidz beserta keluarga, alumni, hingga masyarakat umum di sekitar pesantren.
“Selain peserta, kegiatan ini juga melibatkan banyak pihak yang turut berkontribusi dalam kesuksesannya,” sampainya.
Menurutnya, para ustadz dan ustadzah DAFI bertindak sebagai panitia pelaksana, sementara bidang usaha pesantren bertanggung jawab dalam penyediaan konsumsi untuk berbuka dan sahur.
“Tidak kalah penting, para donatur DAFI juga terus memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil,” jelasnya.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan ibadah di 10 malam terakhir bulan Ramadan, dengan harapan para peserta dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadr.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara santri, alumni, serta masyarakat luas,” harapnya.

Salah satu peserta, Muhammad Ubay, santri kelas XI MA DAFI Pesantren Al Quran Science, mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, suasana i’tikaf terasa sangat khusyuk, menyenangkan, dan penuh semangat kebersamaan.
“Suasananya benar-benar terasa berbeda. Ada semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, saling menguatkan dalam ibadah, dan memanfaatkan setiap waktu dengan maksimal. Hal ini membuat kami semakin termotivasi untuk menghidupkan 10 malam terakhir Ramadhan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
“Dengan terselenggaranya I’tikaf Nasional DAFI 2026 ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan sosial,” harap Ustad Syaiful Arifin salah satu Pengurus DAFI Pesantren Al Qur’an Sidoarjo.(mad)







