SURABAYA (Radarjatim.id) – Bank Jatim Apex Padel League 2026, didukung PT Opus Sports Lab sebagai operator liga. Ini dalam rangka mencetak atlet-atlet muda berbakat bidang olahraga Paddle Tennis atau Padel, Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Timur menginisiasi kompetisi liga padel sesion 1, paling bergengsi di Kota Surabaya.
Ketua PBPI Jawa Timur, Rudie Riesdianto menyampaikan bahwa, kompetisi Bank Jatim Apex Padel League 2026 kali ini hadir dengan format yang belum pernah ada sebelumnya di ekosistem padel Indonesia. Dimana, sistem liga berjenjang dengan mekanisme promosi dan degradasi antar divisi.
“Format ini dirancang untuk menciptakan ekosistem padel yang hidup dan kompetitif sepanjang tahun,” ucap Rudie dalam jumpa pers, yang diselenggarakan di El Grande Padel Club Surabaya, Sabtu (18/04/26).
Menurut Rudie, Bank Jatim Apex Padel League ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ekosistem untuk mengembangkan komunitas padel di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Dengan adanya sistem promosi dan degradasi, setiap pertandingan jadi punya arti baik untuk tim yang ingin naik kelas, maupun yang ingin mempertahankan posisi.
Perlu diketahui, liga ini terbagi menjadi dua divisi. Liga 1 merupakan kompetisi interclub yang mempertemukan klub-klub padel terkemuka di Surabaya. Sementara, Liga 2 berformat interkomunitas yang terbuka bagi komunitas-komunitas padel untuk ikut berpartisipasi.
“Di akhir setiap musim, tim dengan performa terbaik di Liga 2 berkesempatan promosi ke Liga 1, sementara tim dengan performa terendah di Liga 1 akan terdegradasi ke Liga 2,” terangnya.
Sementara itu, Steven Eka Halim selaku League Director Bank Jatim Apex Padel League menambahkan, format dua divisi dengan sistem promosi-degradasi ini diadopsi dari liga-liga olahraga terbesar di dunia, seperti sepak bola Eropa.
“Format ini kami pilih karena terbukti menciptakan kompetisi yang dinamis dan punya stake di setiap pertandingan. Dimana, Liga 1 untuk interclub memberi wadah bagi klub-klub padel untuk saling beradu gengsi. Sementara, Liga 2 membuka pintu bagi komunitas padel di Surabaya untuk ikut ambil bagian dan kalau performanya bagus, bisa naik ke Liga 1 di musim berikutnya,” tandas Steven.
Dalam liga ini, juga didukung wasit bersertifikasi dan manajemen turnamen yang solid untuk menghadirkan standar baru dalam penyelenggaraan olahraga padel di tanah air.
Padel merupakan olahraga yang sedang trend an popular di kalangan masyarakat terutama para artis dan pekerja kantoran yang menerapkan work life balance. Dimana, olahraga ini memadukan tenis lapangan dan Squash.
“Padel menjadi aktifitas olahrga yang menyenangkan dan makin diminati anak muda zaman now. Karena, selain mampu meningkatkan kesehatan secara fisik juga menjadi ajang untuk membangun relasi karena dilakukan secara tim,” tambah Steven.
Deddy Suhayadi selaku Wakul Ketua Umum KONI Jawa Timur, yang turut hadir mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya kompetisi Bank Jatim Apex Padel League 2026 Season 1 di Surabaya. Turnamen ini akan memperkaya cabang olahraga baru di Jawa Timur.
“Banyak manfaat yang bisa didapatkan melalui olahraga padel. Diantaranya, menguatkan otot tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, melatih konsentrasi, menurunkan berat badan, melatih koordinasi dan reflex tubuh serta bisa mengurangi stres,” ungkap Deddy. (RJ9)






