SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP Hang Tuah 6 Excellent Juanda kembali menggelar Uji Kompetensi Keagamaan, yakni pemantapan moderasi beragama untuk kelas IX tahun ajaran 2025/2026. Ujian tersebut terwujud berkat sinergi bersama FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Sidoarjo dan Kantor Kemenag Sidoarjo sejak 7 tahun lalu.
Ketua FKUB Sidoarjo M. Idham Kholiq, S.Sos., M.AP mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kelulusan angkatan ke-5 dalam uji kompetensi keagamaan, pada (7/5/2026) di aula sekolah.
Menurutnya, SMP Hang Tuah 6 Excellent merupakan sekolah yang menjunjung tinggi toleransi dan moderasi. Karena setiap tahun menggelar ujian khusus kemampuan siswa dalam memahami kedua hal tersebut.
“Ini sekolah yang tak hanya menarik secara penampilan, tetapi juga jadi sekolah yang unik karena serius membangun karakter toleransi anak-anak. Oleh karena itu, saya berharap semoga kedepan banyak sekolah-sekolah juga termotivasi dan terinpirasi untuk melakukan hal yang sama,” terang sosiolog alumni UGM itu.
Sementara itu, guru agama SMP Hang Tuah 6 Excellent M. Sirojjudin Qirom mengatakan, tahun ini pihak sekolah telah menguji 98 peserta didik. Mereka terdiri dari 83 muslim, 10 anak Kristen, 2 anak Katolik, dan 3 anak beragama Hindu.
“Tahun pelajaran 2025-2026 ini juga terdapat anak-anak penghafal Al-Qur’an,” terang Siroj, pada (7/5/2026) saat ditemui di SMP Hang Tuah 6 Excellent.
Ia menambahkan, mereka tak hanya diuji pengetahuan keagamaan, tetapi juga wawasan seputar moderasi beragama. Sebelumnya pihak sekolah memberikan pembelajaran khusus terkait materi tersebut. “Materi moderasi beragama juga diujikan hari ini,” tambahnya.
Tujuannya, sebelum lulus mereka memiliki bekal khusus yakni mengerti pentingnya beragama yang moderat dan toleran tanpa melemahkan agama yang dianut. Pasalnya, setelah lulus pergaulan mereka semakin berkembang dan luas serta bertemu dengan masyarakat yang lebih majemuk.
“Moderasi beragama ini penting diimplementasikan anak-anak tak hanya di sekolah, tetapi di manapun mereka berada,” tegas Siroj.(mad)







