• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Ekosistem Lingkungan

Penerapan Pendidikan Perubahan Iklim SDIT El Haq Jadi Inspirasi Delegasi Australia

by Radar Jatim
19 Mei 2026
in Ekosistem Lingkungan, Literasi, Pendidikan
0
Penerapan Pendidikan Perubahan Iklim SDIT El Haq Jadi Inspirasi Delegasi Australia

Delegasi Australia juga kagum terhadap MC dan siswa yang memaparkan tentang eko enzim dengan bahasa Inggris yang sangat piawai

170
VIEWS

SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dua delegasi dari Australia yang melakukan program kolaborasi pengembangan pendidikan di Indonesia, yang sudah dilaksanakan oleh Tim INOVASI (Inovasi untuk Anak Indonesia), merasa kagum melihat proses pelaksanaan program pendidikan perubahan iklim yang dilakukan oleh SDIT El Haq Buduran Sidoarjo.

Kekaguman tersebut diungkapkan Thea Stinear dan Mahnee Cooke, dua orang guru yang mengajar ilmu pengetahuan alam (sains), matematika, dan kesehatan di sebuah sekolah menengah (SMP/SMA) di Melbourne, Australia. Tidak hanya kagum, bahkan jadi inspirasi warga Australia.

Mereka telah melakukan kunjungan ke beberapa sekolah di Sidoarjo, termasuk salah satunya SDIT El Haq, pada (18/5/2026) siang.

Usai keliling melihat suasana lingkungan penghijauan di sekolah, Thea Stinear mengungkapkan kami telah bekerja di bidang pendidikan perubahan iklim selama sekitar 16 tahun, membantu para guru di Australia untuk mengintegrasikan perubahan iklim ke dalam kelas mereka.

​Hari ini, kami datang untuk melihat sekolah di SDIT El Haq dan memahami bahwa anda semua telah melakukan begitu banyak pekerjaan yang penting.

“Mahnee Cooke dan saya sangat kagum dengan semua inisiatif hijau, dan inisiatif perubahan iklim yang ada di sekolah Anda, di mana banyak sekali sekolah di Australia yang dapat belajar dari Anda dan dari apa yang Anda lakukan,” ungkap Thea Stinear.

Mulai dari rumah kacanya (greenhouse) yang luar biasa, kantin sekolah yang tanpa plastik, peternakan ikan, dan tentu saja ikan lele gorengnya….. yang disambut applause dan tawa semua tamu di Aula SDIT El Haq.

Lanjutnya,  tapi kami merasa sangat beruntung dengan misi kami di Cool.org untuk membantu menunjukkan kepada sekolah-sekolah lain di Indonesia, agar bisa belajar dari kepemimpinan anda, dan para siswa yang luar biasa di sekolah ini, serta bagi dunia yang lebih luas.

​Sebab, perubahan iklim adalah masalah global yang membutuhkan perhatian dari semua sekolah. “Jika generasi muda tidak memiliki pemikiran yang hijau (green mind) dan tidak terhubung dengan dunia di sekitar mereka, maka mereka tidak akan terinspirasi dan berdaya untuk melakukan perubahan,” ujar Thea.

​”Jadi, Anda semua harus merasa sangat bangga terhadap para siswa, guru, dan apa yang telah Anda lakukan untuk komunitas perubahan iklim ini,” ungkap Mahnee.

Misi kami di Cool.org adalah untuk membantu lebih dari satu juta guru dalam mengajarkan perubahan iklim di kurikulum mereka, serta menghubungkannya dengan pengetahuan lokal dan isu-isu lokal, sehingga kita semua dapat membuat perubahan bersama-sama. “Dengan begitu, generasi muda kita dapat memiliki masa depan indah yang layak mereka dapatkan,” pungkas Mahnee.

Thea Stinear juga mengungkapkan, ada namanya Clean Up Australia, atau kalau diartikan bersih-bersih Australia. Ini orang Australia pada keluar ke tempat-tempat umum, biasanya ke pantai begitu.

Karena di Australia banyak pantainya, mereka semua rajin  bersih-bersih. Nah, tapi habis bersih-bersih mereka bingung, ini sampahnya mau diapain….?

Nah, setelah melihat ke di beberapa sekolah ini, mereka pada akhirnya punya punya ide. “Kenapa enggak kita buat seperti di Indonesia ? Jadi, ide adik-adik ini menginspirasi teman-teman dari Australia,” ungkap Thea yang disambut applause semuanya.

Sebelumnya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Muhammad Lutfi Andriansa, S.Pd.I menjelaskan kalau sekolah telah mencapai penghargaan Adiwiyata Mandiri.

Salah satu program utama yang telah menjadi pembiasaan bagi seluruh siswa, guru, dan karyawan adalah merawat tanaman. Proses ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi: pembibitan awal, perawatan tanaman, penanaman hingga tanaman tumbuh besar.

​Kami juga menerapkan Ekoliterasi Berbasis Project-Based Learning (PBL). Sekolah membimbing siswa untuk membuat mading (majalah dinding) yang disesuaikan dengan fase perkembangan kelas masing-masing.

​Setiap kelas memiliki topik materi ekoliterasi yang berbeda-beda, sejalan dengan proyek pembelajaran (Project-Based Learning) mereka.

​Tak kalah pentinginya guru memberikan stimulus dan inspirasi kepada siswa untuk peduli terhadap isu lingkungan sekitar. “Salah satu contoh kasus lokal yang diangkat adalah isu lingkungan Lumpur Lapindo di Sidoarjo. Siswa diajak berpikir dan melakukan aksi nyata melalui literasi, sekecil apa pun tindakan tersebut,” terang Ustad Lutfi_sapaan akrabnya.

​Saya sebagai bagian dari tugas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang juga mengajar Pendidikan Agama Islam, program lingkungan ini kami diintegrasikan ke dalam mata pelajaran PAI melalui Project-Based Learning.

​”Aksi nyata, Siswa melakukan pembibitan pohon duwet di sekolah. Siswa bersama orang tua juga wajib menanam bibit pohon tersebut di rumah masing-masing. Program ini telah berjalan selama 2 tahun,” jelasnya.

Delegasi Australia juga kagum dengan penghijauan pemanfaatan buangan air ac

“​Sekolah juga telah menerapkan inovasi perilaku ramah lingkungan hidup, di antaranya, pemanfaatan buangan air  AC dialirkan menggunakan pipa paralon untuk menyiram tanaman, yang kemudian meresap ke dalam tanah melalui lubang biopori,” terangnnya.

Sedangkan KepalaSDIT Al-Haq Abdul Aris, S.Pd.I juga menjelaskan tentang pengawasan, apalagi anak-anak sekolah dasar masih harus intens untuk melakukan bimbingan pengawasan.

Ia katakan dari segi pengawasan memang sangat diperlukan. Kita terus memantau anak-anak, kalau tidak diawasi itu juga sangat mustahil untuk menetapkan, apalagi kita juga ada dua variabel, antara Adiwiyata dan PPI yang saling keterkaitan.

Ustad Aris_sapaan akrabnya juga dengan pihak Australia, kita mohon untuk bisa menambah buku literasinya. Karena akan kita pakai kurikulum semua di Mapel, juga buku untuk wali murid yang kemarin masih terbatas.

​”Jadi harapannya mungkin mohon dipantau, mohon untuk ditambah lagi literasi untuk buku-bukunya, bisa serempak bisa menerapkan pendidikan perubahan iklim ini kepada anak-anak,” harapnya.(mad)

Tags: AdiwiyataAustraliadelegasiIklimPendidikanPerubahanradarjatim.idSDIT El Haq

Related Posts

Delegasi Australia Melihat Percontohan Pendidikan Perubahan Iklim di MIN 1 Sidoarjo

Delegasi Australia Melihat Percontohan Pendidikan Perubahan Iklim di MIN 1 Sidoarjo

by Radar Jatim
18 Mei 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) – Madrasah Ibtidaiyah...

SMK Negeri 1 Sidoarjo Kembalikan Mandat Pengasuhan Pada Orang Tua

SMK Negeri 1 Sidoarjo Kembalikan Mandat Pengasuhan Pada Orang Tua

by Radar Jatim
17 Mei 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Suasana apel...

Patahkan Stigma ODL ‘Hanya Rekreasi’ Siswa SMP Negeri 1 Gedangan Gelar Karya Kokurikuler

Patahkan Stigma ODL ‘Hanya Rekreasi’ Siswa SMP Negeri 1 Gedangan Gelar Karya Kokurikuler

by Radar Jatim
16 Mei 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- SMP Negeri...

Load More

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In