SIDOARJO (RadarJatim.id) — Suasana apel pagi di SMK Negeri 1 Sidoarjo yang digelar secara sederhana justru menjadi saksi momen paling emosional tahun ini, penyerahan kembali 412 murid kelas XII kepada orang tua masing-masing.
Dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Sidoarjo, Trima Wahyu Mulyo Basuki, S.Pd pada (13/5/2026) pagi acara ini menjadi penanda beralihnya tongkat estafet tanggung jawab pengasuhan anak didik.
Dalam amanatnya yang sarat makna, Trima Wahyu Mulyo Basuki menegaskan bahwa prosesi ini bukan sekadar seremoni perpisahan. Ini adalah simbol berakhirnya masa bakti pendidikan formal selama tiga tahun di sekolah, sekaligus penyerahan kembali tanggung jawab pengasuhan dan masa depan anak-anak sepenuhnya kepada orang tua.
“Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang tiada henti, kami memberikan penghargaan khusus kepada para siswa terbaik dari masing-masing konsentrasi keahlian,” ucapnya.
Prestasi para siswa kelas XII tahun pelajaran 2025/2026 ini pun menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di SMK Negeri 1 Sidoarjo.
Sebelum lembar kelulusan resmi digenggam, separuh kaki mereka telah berpijak di masa depan. Sebanyak 33 siswa dipastikan lolos ke perguruan tinggi negeri impian melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Langkah global juga berhasil dijejaki oleh 24 siswa yang lolos praseleksi program magang ke Jepang, serta 5 siswa lainnya yang siap bekerja di perusahaan Jepang ternama, Minami Fuji.
Hebatnya lagi, tercatat 46 siswa bahkan sudah berhasil mengamankan pekerjaan di berbagai lini industri sebelum mereka dinyatakan lulus.
Sementara bagi yang memilih jalur akademis murni, sebanyak 102 siswa kini tengah berdebar penuh harap menanti pengumuman Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) yang dijadwalkan pada 25 Mei mendatang.
Bagi mereka yang masih berjuang mencari jalan, sekolah tidak tinggal diam. Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), SMK Negeri 1 Sidoarjo membuktikan komitmennya dengan langsung menyiapkan peluang rekrutmen kerja dalam waktu dekat, menggandeng mitra strategis seperti PT. Eco Mortar dan PT. Bangun Rancang Indonesia Kita.
Namun, puncak dari segala rasa haru terjadi di penghujung acara. Suasana seketika pecah dalam tangis bahagia ketika para orang tua perlahan melangkah memasuki lapangan. Mereka menghampiri putra-putri mereka.
Sebuah simbolisme yang sangat dalam, bahwa sang anak kini telah tuntas menuntut ilmu dan kembali sepenuhnya kehangatan dekapan keluarga.
Raut wajah bangga para orang tua menyatu dengan senyum haru para siswa, menciptakan pemandangan yang begitu hangat dan melekat di ingatan siapapun yang menyaksikannya.
Lewat doa yang mengangkasa di Lapangan SMK Negeri 1 Sidoarjo hari itu, seluruh lulusan diharapkan mampu melangkah tegak, menjaga nama baik almamater, dan menaklukkan cita-cita mereka di masa depan.
Inilah nama-nama yang dipanggil meraih prestasi, disambut tepuk tangan riuh untuk menerima penghargaan langsung dari Kepala Sekolah, ialah;
Hermonie Liya Safira Cahyo (Teknik Konstruksi dan Perumahan – TKP)
Junior Alfredo Puasa (Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan – DPIB)
Farly Ivana Fatimatuzzahrah (Teknik Instalasi Tenaga Listrik – TITL)
Maulana Yusuf Ashari (Teknik Pemanasan, Tata Udara, dan Pendinginan – TPTUP)
Muhammad Ulil Albab (Teknik Permesinan – TPM)
Muhammad Hibban Firainsyah (Teknik Kendaraan Ringan – TKR)
Muhammad Satrio Utomo (Teknik Audio Video – TAV). (mad)







