SIDOARJO (RadarJatim.id) — Anak-anak pelajar yang masih duduk di bangku sekolah dasar mengaku sangat senang, dan beramai-ramai mengikuti kegiatan ‘Sidoarjo Menggambar’, pada Minggu (24/5/2026) pagi, yang dihelat oleh Dewan Kesenian Sidoarjo Art Center di Jalan Erlangga No 67 Sidoarjo, Jawa Timur.
Mereka berkumpul dalam kegiatan positif, melakukan corat-coret dengan warna-warni menggambar yang sesuai dengan seleranya. Ada yang mengambil tema Udang dan Bandeng sebagai simbul Sidoarjo, ada juga tema sejarah/legenda Dewi Sekardadu.
Diungkapkan Rayyan (9) pelajar kelas 2 SDIT Nurul Hikmah Sidoarjo ini mengaku senang bisa berpartisipasi menggambar bersama banyak orang. Memilih menggambar Monumen Jayandaru dengan unsur Udang dan Bandengnya. Rayyan ingin menunjukkan tentang Sidoarjo ke dunia luas tentang Sidoarjo.
“Ya, tadi saya menggambar Monumen Jayandaru dengan Udang dan Bandeng. Saya terinspirasi membuat ini karena sering mendengar bahwa Monumen Jayandaru ini merupakan simbol Kota Delta Sidoarjo,” ucapnya.
Senada Quaneisha Nada (12), Pelajar SD yang tinggal di Perum Surya Asri 1 Sidoarjo juga senang bisa ikut menggambar di event ini. Suka akan dunia anime, Nada nama panggilannya mengaku menggambar Dewi Sekardadu dengan sentuhan anime sehingga Cerita Rakyat ini dapat lebih mudah diterima Gen Z saat ini. “Aku tadi membuat lukisan Dewi Sekardadu namun dalam imajinasi anime,” katanya.
Walaupun dalam kegiatan ini temanya bebas. Namun sebagai putri yang lahir di Sidoarjo. “Cerita Rakyat Dewi Sekardadu harus dikenalkan ke dunia luas bahkan hingga Internasional, agar semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Sidoarjo,” tegas Nada, anak dari pasutri Bagus Riyanto dan Kurnia Noviani.
Sementara itu, Sentot Usdek selaku pihak penyelenggara acara Sidoarjo Menggambar sampaikan,kegiatan ini diinisiasi untuk tumbuhkan semangat berkreasi, berkarya dan ekspresikan kreativitas melalui media mengambar.
“Total yang terdata dalam Sidoarjo Menggambar ini ada sebanyak 145 peserta. Tak hanya para pelukis profesional, namun acara ini juga diramaikan oleh komunitas perupa, masyarakat pecinta seni hingga mahasiswa dan juga pelajar,” ujar Sentot Usdek selaku Ketua Penyelenggara Sidoarjo Menggambar.
Sentot Usdek tambahkan antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan mayoritas peserta dari kalangan pelajar. Ada sebanyak 75 % peserta merupakan pelajar. “75 %, peserta yang mendaftar didominasi para pelajar. Hal ini menunjukkan banyak bibit bibit pelukis hebat asal Sidoarjo,” ungkap.
Melalui ruang ruang kreatif seperti ini. Pihak penyelenggara berharap energi kreatif dari para peserta akan semakin mewarnai kota, komunitas dan generasi. Sehingga budaya menggambar tetap akan tumbuh dan lestari.(mad)






