SIDOARJO (RadarJatim.id) — Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd secara khusus mengapresiasi penampilan para murid KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya) SMP PGRI 1 Buduran, saat mengisi acara Pelepasan Murid Kelas IX SMP PGRI 1 Buduran, lulusan ke 45 Tahun Ajaran 2025/2026 pada (24/6/2026) pagi di Fave Hotel Sidoarjo.
Ada tiga siswa perempuan yang menjadi cucuk lampah tampil memukau membawakan tarian Bedhaya Sang Maharatu. Mereka adalah Keyla, Khalillah, dan Indy yang merupakan murid kelas VIII B KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya). Dengan sangat luwes dan prigel (terampil), serta gemulai, gesture mereka memesona para hadirin. Dengan dipadukan busana dan paes (tata rias) putri Majapahit, semakin menambah harmonisasi penampilan.
Dr. Netty Lastiningsih tampak begitu menikmati tarian tersebut. Sesekali memfoto tampilan tersebut dengan kamera HP-nya. Bahkan, sembari menonton juga menyempatkan diri untuk merekam tampilan tersebut menjadi video. Saat berakhirnya tarian, Plt Kadis Dikbud Kabupaten Sidoarjo ini pun ikut memberikan tepuk tangan yang membahana.
Bedhaya Sang Maharatu adalah karya seni tari kreasi kontemporer yang terinspirasi dari keagungan mitologi Jawa. Menceritakan sosok penguasa spiritual Perempuan yang memancarkan pesona serta kekuatan kosmik. Tarian ini memadukan pakem gerak tari keraton dengan koreografi modern yang mistis dan teatrikal. Berpusat pada sosok Sang Maharatu yang bertahta, dengan keindahan yang tanpa tanding.
Dr. Netty Lastiningsih secara khusus memberikan apresiasi kepada anak-anak yang tampil sebagai pengisi acara. “Sungguh anak-anak yang luar biasa. Kalau di sekolah lain biasanya sebagai pengisi acara adalah guru. Namun SMP PGRI 1 Buduran, semuanya anak-anak. Mulai dari pembawa acara, pembaca doa, dirigen, penari, dan penampil lainnya, semuanya anak-anak. Anak-anak seperti ini oleh bapak-ibu guru layak mendapat nilai sembilan puluh,” ungkapnya.
Menurutnya, para murid KKSB SMP PGRI 1 Buduran sudah menunjukkan kompetensi dan prestasi. Sebagai indikatornya, pernah meraih juara di berbagai kompetisi atau lomba. Baik di Tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Bahkan, belum lama ini pada tanggal 31 Mei 2026 yang lalu, bisa sukses tampil pada acara Campur Sari TVRI Jawa Timur di Surabaya.
Ia memberikan pesan khusus untuk anak-anak yang lulus, ada 3 hal yang harus diperhatikan kokoh iman dan takwa, kukuh/kuat karakternya dan unggul iptek-nya sesuai bakat dan minat.
“Hal ini sudah dibuktikan oleh SMP PGRI 1 Buduran yang merupakan salah satu sekolah swasta terbaik di Sidoarjo. Dengan KKSB dan berbagai prestasinya, semoga semakin menambah minat Masyarakat menyekolahkan anaknya di SMP PGRI 1 Buduran,” harapnya.
Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd, Gr. mengatakan, sesungguhnya banyak sekali yang ingin diungkapkan. Namun, pada intinya, jika tiga tahun yang lalu orang tua datang dengan cara yang baik menitipkan anaknya untuk belajar di sekolah.
Kali ini pun pihak sekolah mengembalikan anak-anak tersebut, dengan keadaan yang lebih baik kepada orang tua. “Kami berkomitmen yang meningkatkan layanan kepada masyarakat, anak, dan orang tua murid,”ujarnya.(mad)







