SIDOARJO (RadarJatim.id) – Suasana penuh sukacita mewarnai Closing Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 di MI Ma’arif Ketegan Bilingual Islamic School, Jumat (17/7).
Kegiatan penutupan yang mengusung tema “Menampilkan Bakat, Kreativitas, dan Kebersamaan” ini menjadi puncak rangkaian pengenalan lingkungan madrasah bagi peserta didik baru.
Sebanyak 150 murid baru kelas I diikuti seluruh seluruh keluarga besar MI Ma’arif Ketegan Bilingual Islamic School kegiatan dikemas dengan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan sebagai upaya membangun karakter, keberanian, kreativitas, serta kebersamaan sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar madrasah.

Kepala MI Ma’arif Ketegan Bilingual Islamic School, Umi Salamah, mengatakan Closing MATAMUDA bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan momentum untuk merayakan tumbuhnya rasa percaya diri dan semangat kebersamaan para peserta didik.
“Closing MATAMUDA 2026 menjadi momen penuh sukacita untuk merayakan keberanian, kreativitas, dan kebersamaan yang telah tumbuh selama rangkaian kegiatan. Setiap senyum, penampilan, dan langkah kecil anak-anak menjadi kenangan indah sekaligus awal perjalanan mereka meraih cita-cita,” ujar Umi Salamah, Sabtu (18/7).
Prosesi penutupan diawali dengan pelepasan balon cita-cita yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah. Pelepasan balon tersebut menjadi simbol harapan agar seluruh siswa berani bermimpi, memiliki cita-cita setinggi langit, serta terus berusaha meraih masa depan yang gemilang.
Setelah itu, seluruh peserta mengikuti jalan sehat mengelilingi lingkungan sekolah sebagai bentuk pengenalan kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam bakat dan kreativitas siswa.
Acara berlangsung meriah dan dihadiri seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, serta para pemangku kepentingan (stakeholder). Antusiasme peserta dan tamu undangan terlihat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan,”imbuhnya.
Selain itu,ada panggung pentas seni semakin semarak dengan penampilan berbagai ekstrakurikuler, di antaranya Pagar Nusa, Taekwondo, tari, Pramuka, bola voli, futsal, robotika, mewarnai, English Club, Math Club, dan Desain Grafis. Beragam penampilan tersebut menjadi bukti bahwa madrasah memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.
Umi Salamah menegaskan, pengembangan bakat dan karakter merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang unggul dan berprestasi.
“Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai potensinya. Melalui berbagai program dan kegiatan ekstrakurikuler, kami berkomitmen mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (RJ1/RED)




