GRESIK (RadarJatim.id) — Sebanyak 1.413 atlet dan official bersaing dalam Bupati Gresik Cup 2026 yang mempertandingkan lima cabang olahraga (cabor). Kelima cabang olahraga tersebut adalah taekwondo, bola voli, futsal, pencak silat, dan catur.
Kejuaraan yang diinisiasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik ini resmi dibuka Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Senin (20/7/2026). Bupati Gresik Cup 2026 menjadi panggung bagi atlet-atlet muda Gresik untuk menguji kemampuan, meraih prestasi, sekaligus membuka jalan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Bupati Yani mengatakan, Bupati Gresik Cup 2026 menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi kompetisi olah raga tingkat Provinsi Jawa Timur. Kejuaraan ini juga menjadi ruang bagi para atlet untuk berlatih bersama, membangun pengalaman bertanding, dan memperkuat persaudaraan.
“Ini menjadi sebuah ajang silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antaratlet. Kemudian berlatih bersama dalam rangka persiapan Porprov yang akan diselenggarakan di Surabaya,” ujar Bupati Yani.
Menurutnya, pembinaan atlet terus dilakukan untuk membuka lebih banyak peluang bagi atlet Gresik meraih prestasi melalui jalur non-akademik. Dikatakan, atlet-atlet Gresik telah menunjukkan perkembangan prestasi dalam berbagai kompetisi. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan diperlukan agar prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
“Kita tahu atlet-atlet di Kabupaten Gresik banyak yang berprestasi. Prestasinya sudah bisa kita lihat. Kita terus naik dalam kejuaraan Porprov di tahun yang lalu,” ujar Bupati Yani.
Ia berharap, capaian tersebut dapat terus meningkat pada ajang Porprov berikutnya. Ia juga menargetkan semakin banyak atlet Gresik yang mampu menembus kompetisi nasional hingga internasional.
“Mudah-mudahan Porprov di tahun depan ini kita semakin mendapatkan peringkat di Jawa Timur, dan bahkan banyak atlet yang bisa ikut serta sampai PON, bahkan sampai SEA Games,” ungkapnya.
Dari lima cabor, Bupati Gresik Cup 2026 mempertandingkan 48 nomor. Kejuaraan ini berlangsung dalam dua periode, yakni 21–26 Juli 2026 serta 2–7 Agustus 2026.
Para atlet akan memperebutkan 948 medali yang terdiri atas 316 medali emas, 316 medali perak, dan 316 medali perunggu. Selain medali dan piagam penghargaan, para pemenang juga akan memperoleh uang pembinaan. Untuk kategori beregu, panitia juga menyiapkan piagam penghargaan bagi tim.
Ketua KONI Gresik, Anis Ambiyo Putri, mengatakan, penyelenggaraan Bupati Gresik Cup menjadi bagian dari upaya KONI Gresik untuk menjaring dan memetakan bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Gresik.
“Bupati Gresik Cup ini menjadi salah satu ruang untuk mencari bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Gresik,” ujar Anis saat menyampaikan laporan panitia.
Tak hanya mengejar prestasi, aspek perlindungan atlet juga menjadi perhatian dalam Bupati Gresik Cup 2026. Seluruh atlet atau pemain yang mengikuti kejuaraan mendapatkan perlindungan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Perlindungan tersebut disiapkan sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan selama para atlet mengikuti rangkaian pertandingan. Dengan adanya perlindungan ini, para atlet dapat berlaga secara maksimal tanpa rasa waswas dan lebih fokus memberikan kemampuan terbaiknya. (sto)







