SIDOARJO (RadarJatim.id) — Impian manjadi kenyataan, itulah yang dialami Chalista Armytha Kirana, siswi kelas 8H SMP Negeri 1 Gedangan, karena berhasil memnorong tiga medali emas, perak dan perunggu dalam ajang Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional 2026.
Olimpiade yang diselenggarakan oleh C.V. Alberta Nusa Education dan Olimpiade Sains Pelajar, berjalan tiga bulan berturut-turut, mulai Maret hingga Mei 2026, Chalista mengikuti kompetisi secara daring dan berhasil mengumpulkan tiga medali tersebut.
Chalista mengaku tidak pernah menyangka mampu meraih hasil yang begitu membanggakan hingga menjadi juara pertama.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari usaha yang dilakukan bersama pembimbing lesnya, yang akrab disapa Miss Zoy. Melalui bimbingan tersebut, ia mempelajari berbagai trik dan strategi untuk menyelesaikan soal-soal Bahasa Inggris dengan lebih efektif.
Kemampuan tersebut terbukti saat mengikuti olimpiade. Chalista mampu mengerjakan rangkaian soal yang berfokus pada materi tata bahasa (grammar), penggunaan tenses, hingga topik recycling dengan lebih mudah berkat persiapan yang telah dijalaninya.
Atas prestasi yang diraih, Chalista berharap penghargaan tersebut dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Saya berharap dengan adanya banyak penghargaan yang saya dapatkan, kelak bisa membantu saya untuk mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya dengan riang
Dukungan wali kelasnya, Tita Umiyanti, S.Pd., M.Pd., yang selama ini terus memberikan motivasi kepada Chalista untuk tetap percaya diri dan tidak mudah menyerah.
“Semangat ya, Mbak,” pesan Bu Tita yang terus menjadi penyemangat bagi Chalista dalam menghadapi berbagai tantangan dan kompetisi.
Kepala SMP Negeri 1 Gedangan Dr. Aris Setyawan, M.Pd menuturkan untuk menjadi juara dalam hal apapun merupakan damapk dari karakter, yang sudah terbentuk dalam pribadi murid-murid tersebut.
Menurutnya, kediplinan, daya juang dan pantang menyerah membentuk karakter murid terus terpacu untuk membenahi diri menjadi lebih baik dan tentu berujung pada posisi Juara. “Setiap murid memiliki potensi dan talenta yang bervariasi,” katanya.
“Tentunya, Bapak Ibu gurulah yang menggali, membimbing, melatih murid untuk menjadi pribadi yang memiliki kompetensi sesuai bakat dan minatnya. Tidak ada ceritanya Hasil Mengkianati Usaha. Sekecil apapun usaha kita jika dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan akan membawa hasil yang luar biasa dalam hidupnya,” tutur Pak Aris_sapaan akrabnya, pada (27/7/2026) siang.(mad)







