PACITAN (RadarJatim.id) — Dunia pendidikan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur patut berbangga menyusul salah satu putra terbaiknya meraih sukses berskala internasional. Timbul Sasongko, SPdSD, MPd, guru di SD Negeri 6 Punung, Kecamatan Punung, berhasil meraih Silver Award serta Lucky Draw Gold Bar di ajang International Innovation Arsvot Malaysia 2026 (IAM2026).
Event bergengsi berskala internasional yang berlangsung di Malaysia itu menjadi wadah unjuk bakat dan inovasi bagi para pendidik serta peneliti dari berbagai negara. Timbul Sasongko berhasil memikat para juri melalui gagasan serta inovasi pembelajaran yang diusungnya, sehingga mampu menyisihkan ratusan pesaing lainnya dan membawa pulang medali perak dan undian emas keberuntungan yang diumumlkan pada Sabtu (25/7/2026).
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata, bahwa tenaga pendidik dari pelosok daerah tetap pun mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di kancah internasional. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi serta inspirasi bagi para guru lainnya, khususnya di wilayah Pacitan dan Indonesia pada umumnya, untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Alhamdulillah, ini di luar dugaan saya. Tadinya, saya cuma ingin berpartisipasi saja dalam event tersebut. Ternyata, karya saya mendapat apresiasi luar biasa dari tim juri dan dinyatakan sebagai juara II,” ungkap Timbul, Rabu (29/7/2026), seraya menambahkan, karya inovasi pembelajaran yang mendulang sukses itu berjudul Interactive Animated Learning for Child Development to Strengthen Elementary Teachers Pedagogical Competence.
Atas capaian luar biasa tersebut, pihak sekolah dan komunitas pendidikan setempat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih oleh Timbul Sasongko, karena telah mengharumkan nama sekolah serta daerah Pacitan di tingkat global. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak yang selama ini memberikan support.
Bagi Timbul, pencapaian ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus anugerah yang luar biasa. Keberhasilan meraih Silver Award serta Lucky Draw Gold Bar di kancah internasional ini membuktikan, bahwa kerja keras dan inovasi pembelajaran yang dirintis dari Sekolah Dasar di daerah pun mampu mendapat pengakuan global.
“Semua ini tentu tidak lepas dari dukungan keluarga, rekan sejawat, serta lingkungan pendidikan di SDN 6 Punung. Sekali lagi terima kasih semuanya,” katanya penuh syukur.
Ia berharap, prestasi ini dapat menjadi pemacu semangat bagi dirinya untuk terus berkarya dan berinovasi dalam menciptakan metode serta media pembelajaran yang lebih baik bagi peserta didik. Lebih dari itu, ia juga berharap pencapaian ini juga mampu menginspirasi rekan-rekan guru lainnya di Indonesia agar terus bersemangat mendobrak batas dan turut memajukan mutu pendidikan di kancah internasional. (har)







