SURABAYA (RadarJatim.id) — Musyawarah Cabang (Muscab) DPC INSA Surabaya digelar di Surabaya, Jumat (31/7/2026). Stenven Handry Lesawengen kembali terpilih untuk masa bakti Ketua DPC INSA Surabaya Periode (2026-2030).
Muscab diikuti 168 anggota. Hadir saat pembukaan, di antaranya Sekda Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Kepala KSOP Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Direktur Eksekutuf Pelindo Regional 3, juga para ketua asosiasi pelabuhan (APBMI, Gafeksi, GPEI, GINSI, Organda).
“Jawa Timur sebagai pintu gerbang Nusantara memiliki beberapa pelabuhan. INSA dengan 168 anggota, jika masing-masing memiliki 10 kapal, maka Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adi Karyono, saat memberikan sambutan pembukaan yang berlangsung di JW Marriott, Jumat (31/7/2026).
Sementara Stenven Handry Lesawengen dalam pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya mengatakan, INSA juga berperan mempersatukan dan melindungi kedaulatan bangsa.
“INSA itu mempersatukan dan melindungi semua bangsa. Setiap detik menciptakan pertumbuhan ekonomi. INSA bisa hidup tanpa yang lain, yang lain tidak bisa hidup tanpa INSA,” ungkapnya.
DPC INSA Surabaya dengan 17 orang pengurus, tambahnya, mengabdikan kerjanya untuk anggota. DPC INSA Surabaya pada tahun 2022 ikut menjadi delegasi maritim RI di IMO. Sehari sebelumnya, saat ditemui di kantor INSA Surabaya, Stenven menjelaskan, ada 11 sektor bisnis maritim bergerak dari INSA.
Sektor bisnis itu di antaranya adalah bisnis bongkar muat, transportasi darat atau jasa transportasi, depo petikemas dan bisnis terkait lainnya. Sedangkan program lanjutan INSA sanpai 2031, katanya, memperkuat posisi INSA, penguatan digitalisasi, dan bekerja sama dengan dunia akademisi. (fai)




