GRESIK (RadarJatim.id) — Komitmen memperkuat khidmat dalam pelayanan umat kembali diteguhkan melalui Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kedamean Masa Khidmah 2026-2031, yang digelar di Kantor Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (2/8/2026).
Mengusung tema “Memperkuat Sinergi Ulama dan Umara dalam Pelayanan Umat untuk Kedamean yang Religius, Mandiri, dan Kondusif,” forum tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, MAg.
Musda menetapkan kembali KH M. Heri Prianto, SPdI, SS, MA sebagai Ketua MUI Kecamatan Kedamean Masa Khidmah 2026-2031. Sementara Camat Kedamean, Irwanto, ST, MM (ex-officio) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kecamatan Kedamean KH M. Heri Prianto berharap Musda menjadi momentum menyusun arah pengabdian organisasi yang lebih baik selama lima tahun mendatang.
“Semoga Musda ini menjadi ajang perencanaan yang baik selama lima tahun ke depan. Mudah-mudahan setiap langkah yang kita ikhtiarkan mendapatkan rida Allah SWT,” ujarnya.
Kiai Heri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ulama, umara, dan tokoh masyarakat yang selama masa khidmat sebelumnya telah membangun sinergi dengan baik, sehingga berbagai program MUI dapat terlaksana.
Menurutnya, sejak tahun 2021 MUI Kedamean terus menjalankan fungsi sebagai khadimul umat melalui berbagai program pelayanan keagamaan, di antaranya pelatihan shalat bersanad, pelatihan pemulasaraan jenazah, serta kegiatan pembinaan keagamaan lainnya.
“Sinergi dengan umara juga terus berjalan dengan baik. Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak. Semoga MUI Kedamean semakin bermanfaat bagi umat dan semakin selaras dengan pemerintah, sehingga Kecamatan Kedamean tetap damai sebagaimana namanya,” tuturnya.
Setelah kembali mendapat amanah memimpin MUI Kedamean, KH M. Heri Prianto mengajak seluruh pengurus dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga amanah tersebut.
“Kami tidak akan bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan panjenengan semua untuk membawa amanah ini. Ke depan kita memiliki pekerjaan besar, yaitu mempertahankan Gresik sebagai Kota Santri. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Kedamean Irwanto, ST, MM, menyampaikan apresiasi atas kiprah MUI Kedamean, yang dinilainya selama ini aktif bersinergi dengan pemerintah, dan menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada MUI Kedamean. Selama ini sinerginya sangat baik dan kegiatannya sangat banyak. Kami juga melihat keanggotaan MUI melibatkan kalangan muda sehingga program-program yang dijalankan semakin matang,” ujarnya.
Mewakili Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Gresik, Ketua Bidang Ukhuwah dan Hubungan Antar Lembaga Sururi, SAg, MM, mengapresiasi capaian MUI Kedamean yang dinilai sangat baik selama masa khidmat sebelumnya.
Menurutnya, berdasarkan asesmen yang dilakukan MUI Kabupaten Gresik, MUI Kedamean berhasil meraih predikat MUI Kecamatan Terbaik.
“Alhamdulillah, MUI Kabupaten Gresik menjadi MUI terbaik se-Jawa Timur. Yang membanggakan lagi, dalam asesmen MUI Kabupaten, MUI Kedamean menjadi MUI Kecamatan Terbaik. Tadi saya juga membaca laporan kegiatan yang mencapai 81 kegiatan. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Ia berharap, program-program MUI Kabupaten Gresik dapat dijabarkan dalam program kerja MUI Kedamean dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan kearifan lokal masyarakat.
“Perkembangan Kedamean begitu cepat. Karena itu MUI harus terus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah agar tetap menjadi perekat umat di tengah dinamika masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris MUI Kabupaten Gresik Drs Awaluddin, MAg, Anggota Komisi Fatwa, Hukum, dan Pengkajian KH Chufaf Ibri, jajaran Forkopimcam Kedamean, pengurus MUI, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Kedamean. (har)







