SIDOARJO (RadarJatim.id) — Puluhan siswa SMP Negeri 1 Gedangan yang terdiri dari para Kader Literasi, Anggota OSISI dan siswa perwakilan kelas 7, 8 dan 9, terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan Jurnalistik, pada (15/8/2026) pagi di Aula Atmaja SMP Negeri 1 Gedangan.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan program baru Tim Literasi sekolah, sebagai upaya penerbitan buletin sekolah yang direncanakan tiap tiga bulan sekali.
Oleh karena itu, mereka dibekali kemampuan dasar jurnalistik agar lebih siap sekaligus tertantang untuk menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Sehingga pihak sekolah menghadirkan pemateri yang mumpuni di bidangnya, yakni Ahmad Suprayogi wartawan RadarJatim.id.
Dalam sesi pemaparan, Ahmad Suprayogi mengenalkan dasar-dasar jurnalistik, profesi jurnalis, serta prinsip dasar penulisan berita.

Para siswa diajak memahami perbedaan antara berita dan informasi, sekaligus mengenali karakter berita yang faktual dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemahaman mengenai 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how) serta struktur berita menjadi salah satu materi utamanya.
Melalui bekal tersebut, siswa diharapkan mampu menyusun berita secara lebih terarah dan tidak mudah terjebak pada informasi palsu atau hoaks.
Pelatihan yang berlangsung kurang lebih dari pukul 10.00-12.00 ini tidak berlangsung satu arah. Para siswa tidak hanya duduk menerima materi, tetapi juga didorong untuk berani tampil, menyampaikan pertanyaan, mengomunikasikan gagasan secara lisan, hingga melakukan refleksi terhadap materi yang telah mereka terima.
Suasana semakin hidup ketika para peserta mendapat tantangan untuk mempraktikkan langsung kemampuan jurnalistiknya. Pada sesi puncak, mereka diminta menulis berita singkat mengenai kegiatan pelatihan jurnalistik yang sedang mereka ikuti.

Antusiasme pun terlihat dari keaktifan siswa selama mengikuti sesi praktik.
“Para siswa Kader Literasi di SMP Negeri 1 Gedangan terlihat sangat antusias sekali, dan sangat senang. Tentu hal ini juga menjadi bentuk koreksi serta apresiasi bagi saya, karena ternyata materi saya masih bisa diterima oleh mereka,” tutur Ahmad dengan nada bahagia.
Antusiasme serupa juga disampaikan salah satu peserta pelatihan, Jihan Fairuz Q.A., siswa kelas 8D. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru sekaligus motivasi untuk mengembangkan kemampuan menulisnya.
“Saya sangat senang sekali mengikuti pelatihan ini. Kedepan saya berharap bisa terus mengembangkan kemampuan saya dalam menulis, dan menjadi bagian dari tim sukses penyusunan buletin sekolah yang telah diwacanakan dengan baik ini,” ungkapnya riang.
Kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik karena tidak lepas dari gagasan Koordinator Tim Literasi SMP Negeri 1 Gedangan, Etik Khoiriyah, S.Pd.
Program itu juga mendapat dukungan penuh dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Meliana Suprami, S.Pd., serta kesempatan yang diberikan Kepala SMP Negeri 1 Gedangan, Dr. Aris Setiawan, S.Pd., M.Pd.

“Saya sangat mengapresiasi para guru muda yang punya ide dan konsep seperti ini,” tuturnya.
“Diharapkan ke depan para guru ini tidak hanya sekadar mampu mengembangkan skill-nya, tetapi juga mampu menularkan serta terus memberikaan pendampingan kepada peserta didik dalam hal pengembangan budaya literasi, khususnya jurnalistik,” jelas Pak Aris_sapaan akrabnya dengan penuh bangga.
Pelatihan tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perdana.
Tim literasi SMP Negeri 1 Gedangan berencana mengembangkan kegiatan melalui pelatihan lanjutan untuk mengasah potensi siswa, memperbaiki teknik penulisan, serta mematangkan karya sebelum nantinya dimuat dalam buletin sekolah.

Dari Aula Atmaja, semangat jurnalistik itu mulai ditanamkan. Para kader literasi bukan sekadar dipersiapkan menjadi penulis, tetapi juga diarahkan untuk berani mengamati, bertanya, memverifikasi, dan menyampaikan fakta melalui melalui wawancara dan menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Semangat literasi pun diharapkan terus menggelora di jiwa para Jurnalis muda SPENSAGED (SMP Negeri 1 Gedangan).(tim)






