SURABAYA (Radarjatim.id) — Whulyan berkolaborasi dengan Quds Tekstil menghadirkan koleksi bertajuk “Women of Rooted” dalam gelaran Soerabaia Fashion Trend 2027. Koleksi tersebut mengangkat filosofi akar sebagai simbol kekuatan, ketahanan, identitas, dan keberlanjutan.
Konsep “Women of Rooted” diterjemahkan melalui busana yang memadukan struktur dengan karakter feminin. Koleksi ini menggunakan berbagai eksplorasi tekstil, embroidery, beadwork, serta motif akar dan botanical yang mengikuti siluet tubuh perempuan.
Whulyan menyebut filosofi akar menjadi dasar koleksi karena akar berperan sebagai fondasi yang menopang kehidupan, meski keberadaannya tidak selalu terlihat. Konsep tersebut kemudian dikaitkan dengan perjalanan perempuan dalam mempertahankan nilai, identitas, pengalaman, serta hubungan dengan lingkungan di tengah perubahan zaman.
Dari sisi warna, koleksi ini menggunakan palet sage, olive, earthy tone, champagne, hingga maroon. Detail sulur, daun, dan akar diterapkan melalui teknik embroidery, beadwork, serta elemen tiga dimensi.
Kolaborasi dengan Quds Tekstil juga menjadi bagian dari eksplorasi material dalam koleksi tersebut. Wastra dan detail tekstil digunakan sebagai bagian dari elemen desain untuk memperkuat narasi mengenai akar, perjalanan, dan keberlanjutan.
Aspek sustainability turut menjadi salah satu fokus “Women of Rooted”. Whulyan tidak hanya menekankan penggunaan material, tetapi juga nilai dari proses pengerjaan, kualitas craftsmanship, dan umur sebuah busana.
Dalam prosesnya, Whulyan berkolaborasi dengan penenun untuk mengolah kembali limbah benang yang tidak terpakai. Material tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari detail desain koleksi.
Melalui “Women of Rooted”, Whulyan dan Quds Tekstil mempertemukan eksplorasi desain dan tekstil dengan gagasan mengenai perempuan, warisan, serta keberlanjutan. Koleksi ini menempatkan akar sebagai metafora mengenai fondasi yang memungkinkan seseorang untuk terus bertumbuh dan beradaptasi. (RJ9)




