SIDOARJO (RadarJatim.id) – Tingkat kepuasan masyarakat selama 1,5 tahun kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, H. Subandi-Hj. Mimik Idayana terus mengalami penurunan.
Berdasarkan hasil survei dari Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) pada Agustus 2026 ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Subandi-Mimik Idayana sebesar 70,6 persen.
Padahal selama 100 hari setelah dilantik sebagai pasangan Bupati-Wabup Sidoarjo pada Februari 2025 lalu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Subandi-Mimik hampir mencapai di angka 85 persen.
Namun angka itu mengalami penurunan pada 6 bulan kinerja pertama menjadi 80,5 persen. Kembali mengalami penurunan menjadi 71,8 persen pada 1 tahun kinerja pasangan Subandi-Mimik yang terrkenal dengan jargon BAIK tersebut.
“Menurunnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pasangan Subandi-Mimik disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya masih banyaknya jumlah pengangguran, rendahnya mutu pendidikan, kurangnya koordinasi antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red) dilingkungan Pemkab (Pemerintah Kabupaten, red) Sidoarjo dan beberapa faktor lainnya,” kata Direktur ARCI, Nanang Haromain di salah satu rumah makan dikawasan Kecamatan Candi, Rabu (26/8/2026).
Dijelaskan oleh Nanang Haromain bahwa ada sebanyak 25,7 persen responden yang menyatakan tidak puas dengan kinerja pasangan Subandi-Mimik karena masih banyaknya jumlah pengangguran di Kabupaten Sidoarjo.

Ketidakpuasan masyarakat yang disebabkan rendahnya mutu pendidikan sebesar 19,2 persen, serta kurangnya koordinasi antar OPD dilingkungan Pemkab Sidoarjo yang menyebabkan banyaknya permasalahan-permasalahan ditengah-tengah masyarakat tidak dapat tereksekusi sebesar 10,3 persen.
Sedangkan ketidakpuasan masyarakat yang disebabkan faktor lain sebanyak 18,5 persen, dan sebanyak 26,3 persen responden tidak menjawab atau tidak tahu.
“Untuk itu, masyarakat berharap kepada pasangan Subandi-Mimik agar mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan, pemberian bantuan kepada UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, red), penanggulangan banjir dan revitalisasi SD (Sekolah Dasar, red) Negeri dan SMP (Sekolah Menengah Pertama, red) Negeri,” jelasnya.
Ada sebanyak 19,6 persen yang berharap pasangan Subandi-Mimik mampu mengurangi jumlah penganggangguran, kurangi tingkat kemiskinan sebesar 15,5 persen, pemberian bantuan kepada UMKM sebesar 13,9 persen, penanggulangan banjir 10,2 persen, revitalisasi gedung SDN dan SMPN 9,7 persen, lain-lainnya sebesar 12,5 persen dan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 28.6 persen.
Akan tetapi, sebesar 70,6 persen masyarakat Sidoarjo yang menyatakan puas terhadap kinerja pasangan Subandi-Mimik menganggap bahwa adanya peningkatan pembangungan infrastruktur sebesar 19,5 persen.
Pelayanan publik makin meningkat sebesar 12,7 persen, cepat dalam menangani keluhan masyarakat 12,1 persen, kualitas kesehatan makin meningkat 9,6 persen, UMKM makin naik kelas 8,7 persen, kebutuhan pokok yang stabil 6,9 persen dan lain-lain sebesar 16,2 persen. Sedangkan responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 14,3 persen. (mams)








