SIDOARJO (RadarJatim.id) — Upaya membentuk karakter unggul di masa peralihan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo menggelar kegiatan pelatihan bertemakan ‘Kawah Kepemimpinan’ yang diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas 7.
Untuk memastikan pembinaan berjalan maksimal dan terstruktur, pihak sekolah secara resmi bekerja sama dengan Pusat Latihan Pasukan Pendarat (Puslatpasrat) Gunungsari, Surabaya.
Program penguatan karakter ini dibuka langsung secara resmi oleh Komandan Puslatpasrat Surabaya. Letkol Marinir Nurdin, M.Tr.Opsla., dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu, 2 September 2026 hingga Jumat, 4 September 2026.
Kepala SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo, Dewi Masyithoh, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Kawah Kepemimpinan ini didesain khusus sebagai pembekalan penting bagi siswa baru.

“Anak-anak kelas 7 ini sedang berada di fase peralihan dari SD ke SMP. Melalui Kawah Kepemimpinan, kami ingin memberikan bekal agar mereka memiliki karakter yang disiplin, mampu bekerja sama, percaya diri, dan pantang menyerah. Kami percaya karakter-karakter ini akan menjadi motor penggerak utama bagi kesuksesan proses belajar mereka ke depan,” jelas Dewi Masyithoh.
Selama tiga hari pelaksanaan, para siswa mendapatkan berbagai materi latihan fisik, mental, dan ketangkasan dari para instruktur profesional. Berbagai kegiatan luar ruangan (outdoor) dan simulasi ketangkasan disiapkan untuk menguji sekaligus melatih kerja sama tim.
Beberapa program latihan utama yang diikuti para siswa antara lain, Baris-Berbaris, untuk melatih kefokusan, kekompakan, kepatuhan pada instruksi, dan kesigapan fisik. Pionering untuk melatih kreativitas, pemecahan masalah, dan kerja sama dalam membuat struktur bangunan menggunakan tali dan tongkat.
“Termasuk juga tentang Mountaineering, yaitu membangun keberanian, rasa percaya diri tinggi, serta mental pantang menyerah saat menghadapi tantangan ketinggian,” jelasnya.
“Tidak hanya ketangkasan fisik, para siswa juga diwajibkan mengikuti pembiasaan kedisiplinan harian secara ketat. Mereka diajarkan untuk mandiri melalui hal-hal mendasar, seperti merapikan tempat tidur sendiri hingga menerapkan tata cara makan yang tertib dan disiplin,” terang Bu Dewi_sapaan akrabnya.
Kerja sama sinergis antara dunia pendidikan dan militer ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak Puslatpasrat. Komandan Puslatpasrat, Letkol Marinir Nurdin, M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penuh visi sekolah demi masa depan generasi muda.

“Intinya, kami dari pihak Puslatpasrat sangat terbuka dan siap mendukung penuh program-program sekolah seperti ini. Khususnya dalam hal melatih dan menanamkan kedisiplinan kepada para siswa sejak dini, agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang tangguh,” tegas Letkol Marinir Nurdin.
“Melalui program Kawah Kepemimpinan ini, SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo berharap seluruh siswa kelas 7 tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kepribadian yang solid untuk menghadapi tantangan di tingkat sekolah menengah,” harap Bu Dewi.(mad)








