SIDOARJO (RadarJatim.id) Murid TK Al-Itqon Sepande tampil atraktif di hadapan para wali santri, bapak dan ibu guru, serta orang tua dalam rangkaian kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-10 Masjid Sabilul Huda.
Anak-anak tampak antusias memperagakan tarian Islami yang diiringi lagu. Penampilan tersebut menjadi salah satu rangkaian acara yang mendapat perhatian dan sambutan antusias dari para wali santri dan masyarakat yang hadir,26 September 2026 malam.
Kepala TK Al-Itqon Sepande, Zahrotul Ilmi, S.Pd, mengatakan bahwa anak-anak TK, TPQ, dan Madin mendapat amanah dari Takmir Masjid Sabilul Huda untuk turut memeriahkan pengajian umum.
“Anak-anak TK, TPQ dan Madin diamanahi oleh Takmir Masjid Sabilul Huda untuk ikut meramaikan pengajian umum. Murid TK Al-Itqon mendapat kesempatan membaca Al-Qur’an dan sari tilawah yang disampaikan ananda Beevika dan Arsya dalam rangkaian pengajian umum dan milad ke -10 masjid Sabilul Huda,” ujarnya, Minggu (27/9/2026)
Setelah pembacaan Al-Qur’an dan sari tilawah, kegiatan dilanjutkan dengan tarian Islami dan drama kolosal yang diperankan oleh santri TPQ dan Madin Al-Itqon.
Drama kolosal tersebut mengangkat kisah Raja Abrahah dan pasukan bergajah yang hendak menghancurkan Ka’bah. Kisah tersebut dipilih karena memiliki keterkaitan dengan peristiwa Tahun Gajah, yang dalam sejarah Islam dikenal sebagai tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Kami mengambil drama kolosal tersebut karena sesuai dengan tema kegiatan, yakni memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-10 Masjid Sabilul Huda,” jelas Zahrotul Ilmi.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan acara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan karakter. Dengan tampil di hadapan masyarakat, anak-anak diharapkan semakin percaya diri dan berani menunjukkan kemampuan mereka.
“Harapannya, anak-anak yang tampil di hadapan umum bisa semakin percaya diri dan termotivasi untuk berani tampil. Masyarakat juga dapat mengenal kembali sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW serta meneladani sifat dan akhlak beliau,” ungkapnya.
Zahrotul Ilmi menambahkan, TPQ Al-Itqon Sepande terus membangun sinergi dengan Masjid Sabilul Huda. Sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk kegiatan selama bulan Ramadan, seperti tadarus Al-Qur’an dan salat berjamaah di masjid.
Sementara itu, pembelajaran anak-anak di lingkungan TK, TPQ, dan Madin juga terus dikolaborasikan. Pembelajaran mengaji kitab kuning menjadi salah satu fokus utama, baik pada kegiatan pagi maupun sore hari.
“Untuk pembelajaran di TK Al-Itqon, kami terus melakukan kolaborasi. Fokus pembelajaran salah satunya adalah mengaji,” katanya.
TK Al Itqon Sepande juga memiliki program unggulan pembelajaran membaca Al-Qur’an menggunakan metode Qiroati, yang terdiri dari enam jilid dan merupakan karya KH. Dahlan Zarkasyi.
Penampilan tari Islami dan drama kolosal para santri tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan nilai-nilai keislaman kepada anak sejak dini sekaligus melatih keberanian, kreativitas, dan kemampuan mereka tampil di hadapan masyarakat. (RJ3/RED)







