SIDOARJO (RadarJatim.id) – Upaya memperkuat peran serta kepemimpinan perempuan di bidang pendidikan, Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) bekerja sama dengan program Inovasi Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) program kerjasama Pemerintah Indonesia dan Australia bidang pendidikan, menggelar kegiatan Pertemuan Tindak Lanjut Kelompok Dukungan Kepala Sekolah Perempuan SD se-Kabupaten Sidoarjo.
Acara yang berlangsung di Aula Atmaja SMP Negeri 1 Gedangan pada Senin (28/9/2026) ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal AKSI, Dr. Toto Suhayo, S.Pd., M.Pd., serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, yakni Sekretaris Dinas Dr. Netti Lastingsih, S.Pd., M.Pd. dan Kabid Mutu Pendidikan Dr. Lilik Sulistyowati, S.Pd., M.Pd.
Dr. Aris Setiawan, S.Pd., M.Pd., selaku PIC Wilayah Jawa Timur untuk Kabupaten Sidoarjo sekaligus Kepala SMPN 1 Gedangan, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tahap pengimbasan dari ajang seleksi “Kepala Sekolah Perempuan SDN Menginspirasi”.
”Dari proses seleksi dan wawancara, tersaring 18 peserta hingga mengerucut menjadi 4 kepala sekolah yang divisitasi. Akhirnya, terpilih Ibu Amalia Rahmawati, S.Pd., M.Pd. sebagai pemenang utama.
Kegiatan hari ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut untuk menyebarkan praktik baik dan pengembangan inovasi tersebut,” tutur Aris.
Adapun empat kandidat terbaik yang masuk dalam tahap visitasi tersebut adalah:
Dwi Setyo Muji Lestari, S.Pd., M.Pd. (Kepala SDN Kepatihan & Plt. SDN Pangkemiri)
Fithryah Mulyasari, M.Pd. (Kepala SDN Klurak)
Amalia Rahmawati, S.Pd., M.Pd. (Kepala SDN Bluru).
Terpilih sebagai Pemenang Utama
Yetti Ulimawati (Kepala SDN Lemah Putro 3)
Dalam perhelatan tersebut, Amalia Rahmawati membagikan refleksinya mengenai kepemimpinan perempuan yang kerap berhadapan dengan peran ganda sebagai kepala sekolah sekaligus seorang istri.
Menurutnya, pemetaan hambatan dan pemanfaatan peluang secara strategis menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan di satuan pendidikan.
Senada dengan hal itu, Dwi Setyo Muji Lestari yang akrab disapa Bu Tari, menyambut positif terbentuknya kelompok dukungan ini. Bagi para peserta, forum ini menjadi wadah untuk saling menguatkan dan merawat semangat perubahan.
”Kepemimpinan yang menginspirasi adalah kepemimpinan yang mampu merangkul, memberdayakan, dan bergerak bersama demi kemajuan pendidikan anak didik kita,” tegas Bu Tari.

Rangkaian acara yang berlangsung mulus sejak pukul 08.00 hingga 15.30 WIB ini dikemas dalam empat sesi interaktif, mulai dari perkenalan, pemaparan materi, mini workshop, pleno, hingga penyusunan rencana tindak lanjut.
Melalui kolaborasi ini, para kepala sekolah perempuan di Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat terus berinovasi dan membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan daerah.(mad)








