GRESIK (RadarJatim.id) — Momentum Hari Jadi Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang diperingati setiap bulan Oktober, dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan Jatim menunjuk beberapa SMK untuk melakukan service motor secara gratis. Salah satunya, SMK Al Ikhlash Gresik.
Kuota yang disiapkan untuk SMK Al Ikhlash sebanyak 25 unit sepeda motor. Begitu dibuka, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Link (tautan) pendaftaran yang dibuka dua hari sebelum pelaksanaan, mampu menghimpun sebanyak 79 pendaftar yang masuk. Karena kuotanya terbatas (cuma untuk 25 unit motor), panitia harus menerapkan sistem seleksi ketat untuk menentukan peserta.
Kepala Program Keahlian TSM SMK Al Ikhlash, Iin Fithriyati, menerjunkan langsung para siswa jurusan TSM sebagai teknisi utama dengan pendampingan ketat dari 4 guru produktif. Kriteria kendaraan yang dilayani tidak dibatasi pada merek tertentu, namun usia kendaraan minimal keluaran tahun 2016 serta memiliki kepemilikan yang sah yang dibuktikan dengan STNK. Layanan service motor berlangsung penuh mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Kepala SMK Al Ikhlash, Abdul Alam Amrullah, menegaskan, program ini dirancang tidak sekadar sebagai momen seremonial semata. Lebih dari itu, itu bentuk pengabdian warga sekolah kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan momentum peringatan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus wujud nyata pengabdian SMK Al Ikhlash kepada masyarakat sekitar,” ungkap Abdul Alam, Sabtu (10/10/2026).
Kinerja serta profesionalisme tim teknisi muda ini mendapat apresiasi langsung dari Pengawas SMK, Ekwanto, yang hadir langsung melakukan monitoring di lokasi. Ia menyatakan kekagumannya atas kekompakan dan standar kerja profesional yang ditunjukkan oleh kolaborasi siswa dan guru pendamping.
Ketua Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren (YPP) Al Ikhlash, Istana Hayati, menyampaikan harapannya agar para siswa terus mengasah kemampuan mereka demi kemaslahatan publik.
“Kami berharap anak-anak SMK Al Ikhlash selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata melalui penguasaan keterampilan teknis yang telah mereka pelajari di sekolah,” ujar Istana Hayati.
Melalui penyelenggaraan servis gratis ini, SMK Al Ikhlash membuktikan kesiapan sumber daya manusianya dalam menjawab kebutuhan industri sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas. (sha)








