SIDOARJO (RadarJatim.id) – Sebagai sekolah inklusi, SMP Negeri 4 Waru terus berupaya mewujudkan lingkungan belajar yang ramah dan adaptif bagi seluruh peserta didik, yakni dengan menggelar Workshop Pendidikan Inklusi, pada (17/10/2026) pagi di sekolah.
Kegiatan yang mengusung tema “Guru Paham, Murid Berkembang: Memahami Kebijakan dan Membangun Pembelajaran yang Adaptif untuk Murid Disabilitas di Sekolah Inklusif” tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Ridho Prasetyo, S.STP M.AP.
Pihak sekolah juga menghadirkan Sekretaris Dinas Dikbud Dr. Neti Lastiningsih, M.Pd dan Nishrina Khamida, M.Psi., Psikolog, juga Kepala UPTD Layanan Disabilitas Kabupaten Sidoarjo yang bertindak sebagai Narasumber Utama dan Wulandari Handayani, S.Pd., M.Pd. selaku Pengawas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.
Kepala SMP Negeri 4 Waru, Mar’atu Solicha, S.Pd M.Pd menuturkan kalau Workshop ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman, peran aktif, serta kualitas implementasi pendidikan inklusif di lingkungan satuan pendidikan.

“Sehingga para guru mampu merancang serta menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus,” tuturnya.
“Mengingat di sekolah kami ada sekitar 42 anak-anak berkebutuhan khusus, namun hanya memiliki tiga guru yang khusus untuk mereka. Solusinya ya harus kita tingkatkan kompetensi guru-guru yang ada,” ungkapnya.
Jadi, workshop ini menjadi langkah nyata sekolah dalam memberikan hak pendidikan yang sama bagi seluruh siswa tanpa terkecuali. Disamping itu juga ada pemberian cenderamata/hasil karya murid-murit ABK kepada Kepala Dinas Dikbud Sidoarjo, Sekretartis Dinas Dikbud, Pengawas dan narasumber.
“Dengan pemahaman yang tepat dari tenaga pendidik, diharapkan setiap murid disabilitas dapat tumbuh dan berkembang secara optimal di lingkungan sekolah yang inklusif,” harap Bu Mar’atus Solicha.
Lanjutnya, sehingga melalui pelaksanaan kegiatan ini, para pendidik di SMP Negeri 4 Waru diharapkan tidak hanya memahami secara teoritis mengenai pendidikan inklusi. “Tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik pengajaran sehari-hari,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nishrina Khamida menyampaikan pemaparan materi mengenai kebijakan strategis pendidikan inklusif, serta tata cara membangun metode pembelajaran adaptif yang efektif bagi anak-anak disabilitas.(mad)







