SIDOARJO (RadarJatim.id) – Upaya mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, serta keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Sebanyak 60 Siswa SMP Negeri 1 Krian telah mengikuti kegiatan Speak Up & Digital Talent,pada (21/10/2026) pagi.
Mereka mendapatkan pembelajaran melalui empat materi utama, yaitu Public Speaking & Personal Branding, Video Konten, Digital Design, dan Web Personal dari Setya Ardhianta, MM. Mentor Public Speaking & Digital.
Berbagai materi tersebut dirancang untuk memberikan wawasan dan pengalaman kepada siswa dalam mengembangkan potensi diri serta memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif.
Materi Public Speaking & Personal Branding mengajak siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, melatih kemampuan berbicara di depan umum, serta mengenali potensi dan keunikan diri. “Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu menyampaikan gagasan dengan baik sekaligus membangun citra diri yang positif,” harap Setya Ardhianta.
Selanjutnya, materi Video Konten memperkenalkan proses pembuatan konten video yang kreatif dan informatif. “Siswa diajak mengenal bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi karya audiovisual yang menarik dan mampu menyampaikan pesan kepada audiens,” ajaknya.
Pada materi Digital Design, siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar desain visual melalui penggunaan warna, gambar, tipografi, dan tata letak. Pembelajaran ini bertujuan mengasah kreativitas serta kemampuan siswa dalam menghasilkan karya desain yang menarik dan komunikatif.

“Sementara itu, materi Web Personal memberikan pengenalan mengenai website pribadi sebagai media untuk menampilkan identitas, minat, kemampuan, dan hasil karya. Dengan keterampilan ini, siswa dapat mulai membangun portofolio digital sebagai sarana memperkenalkan potensi diri,” terang Setya di sela-sela memberikan materi.
Dengan kegiatan ini para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, berpikir kreatif, dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
“Pengalaman belajar ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong siswa agar lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide serta menghasilkan karya yang bermanfaat,” jelas salah satu guru pendampingnya.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di era digital,” pungkasnya.(mad)







