• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia

by Radar Jatim
22 Oktober 2026
in Pendidikan
0
Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia

Pemeringkatan perguruan tinggi dalam ekosistem NU tahun 2016 yang dikeluarkan oleh Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU.

312
VIEWS

SURABAYA (RadarJatim.id) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menempati peringkat pertama dalam pemeringkatan keunggulan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) 2026 yang diumumkan Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU, Rabu (21/10). Capaian ini menjadi kado istimewa bagi Unusa menjelang peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

Dalam pemeringkatan tersebut, Unusa meraih skor akhir 7,2323,menempatkannya pada posisi teratas bersama delapan perguruan tinggi NU lainnya. Hasil ini menjadi pengakuan atas perkembangan institusi dalam pengelolaan pendidikan tinggi, kinerja riset dan publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta kontribusi kepada masyarakat dan organisasi Nahdlatul Ulama.

Sekretaris Jenderal LPTNU PBNU, Dr. rer. pol. H. M. Faishal Aminuddin, M.Si., menjelaskan bahwa pemeringkatan keunggulan PTNU 2026 merupakan upaya untuk memetakan perkembangan perguruan tinggi dalam ekosistem NU sekaligus mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Menurutnya, proses penilaian berlangsung selama lebih dari tiga bulan dan menyasar 284 perguruan tinggi yang masuk dalam ekosistem Nahdlatul Ulama. “Pemeringkatan ini menggunakan tujuh variabel penilaian dengan bobot yang berbeda-beda. Variabel tersebut meliputi jumlah mahasiswa aktif, aset dan ketahanan keuangan, kinerja riset dan publikasi ilmiah, jumlah guru besar dan lektor kepala, reputasi akademik, capaian alumni, serta keterhubungan dengan organisasi NU dan badan otonomnya,” jelas Faishal.

Ia menambahkan, Unusa menempati posisi pertama pada klaster elite karena memperoleh capaian tinggi pada sejumlah variabel yang memiliki bobot besar. “Jumlah mahasiswa aktif Unusa yang lebih dari 5.000 orang, capaian riset dan publikasi di jurnal prestisius, reputasi akademik yang mengesankan melalui berbagai luaran riset yang dimanfaatkan, serta hubungan intensif dalam pelayanan kepada NU dan anggotanya menjadi sejumlah faktor penting yang mendukung capaian tersebut,” ujarnya.

Ketua LPTNU PBNU periode khidmah 2022–2026, Prof. Ainun Na’im, turut menyampaikan ucapan selamat atas capaian Unusa. Ia menegaskan bahwa pemeringkatan ini dirancang sebagai stimulus positif bagi perguruan tinggi NU agar terus memperbaiki kinerja dari waktu ke waktu.

Pemeringkatan tersebut menggunakan tujuh variabel dengan total bobot 100 persen. Bobot terbesar diberikan kepada jumlah mahasiswa aktif sebesar 20 persen serta kinerja riset dan publikasi ilmiah sebesar 20 persen. Sementara itu, jumlah guru besar dan lektor kepala serta reputasi akademik masing-masing berbobot 15 persen. Tiga variabel lainnya, yakni aset dan ketahanan keuangan, capaian alumni, serta keterhubungan dengan organisasi NU dan badan otonomnya, masing-masing berbobot 10 persen.

Kado Hari Santri

Bagi Unusa, capaian ini memiliki makna khusus karena diumumkan sehari menjelang Hari Santri Nasional 2026. Momentum tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa perjuangan kaum santri pada abad ke-21 tidak hanya berkaitan dengan sejarah perjuangan fisik, tetapi juga dengan upaya membangun keunggulan ilmu pengetahuan, teknologi, moralitas, dan kesejahteraan masyarakat.

Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono memaknai semangat Resolusi Jihad yang diwariskan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari sebagai energi perjuangan yang tetap relevan, meskipun medan perjuangannya telah berubah.

“Jika dahulu perjuangannya bersifat fisik melawan penjajah, maka jihad modern adalah jihad melawan kebodohan, ketertinggalan teknologi, kemiskinan, dan degradasi moral. Jihad kaum santri zaman sekarang adalah mengangkat pena, menguasai sains, melakukan riset, serta mengendalikan teknologi agar membawa kemaslahatan bagi umat,” ungkap Rektor dalam wawancara khusus menjelang Hari Santri Nasional.

Menurutnya, perguruan tinggi NU memiliki tanggung jawab besar untuk menerjemahkan semangat perjuangan tersebut ke dalam karya nyata. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga harus membangun karakter yang tekun, disiplin, berintegritas, dan beradab.

“Dunia ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi kekurangan orang yang tekun, rajin, disiplin, dan beradab. Kecerdasan akademik dapat terus dilatih, apalagi dengan bantuan teknologi dan kecerdasan buatan. Namun, integritas moral, kedisiplinan, dan daya juang merupakan karakter penting yang membedakan seseorang dalam menghadapi persaingan,” tegasnya. (hms/rio)

Tags: lptnu pbnuUnusa

Related Posts

Dosen Unusa Ajari Ibu PKK Kedungrejo Kelola Keuangan Keluarga di Era Digital

Dosen Unusa Ajari Ibu PKK Kedungrejo Kelola Keuangan Keluarga di Era Digital

by Radar Jatim
24 September 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) - Kemudahan berbelanja...

Wagub Jatim: Bangun Diri dengan Kapasitas, Karakter, dan Kontribusi

Wagub Jatim: Bangun Diri dengan Kapasitas, Karakter, dan Kontribusi

by Radar Jatim
7 September 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) – Wakil Gubernur...

Unusa Gandeng Universitas Manchester Kembangkan Riset Perkembangan Otak

Unusa Gandeng Universitas Manchester Kembangkan Riset Perkembangan Otak

by Radar Jatim
10 Agustus 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) - Universitas Nahdlatul...

Load More
Next Post
Launching GEMMA KIA, Wabup Alif Ajak Masyarakat Optimalkan Pemanfaatan Buku KIA

Launching GEMMA KIA, Wabup Alif Ajak Masyarakat Optimalkan Pemanfaatan Buku KIA

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Padati Alun-alun Tugu Malang, Dukung MBG Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Ketahanan Pangan
  • Ketenagakerjaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Peternakan
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In