GRESIK (RadarJatim.id) — Pemerintah Kabupaten Pemkab) Gresik, melalui Dinas Pendidikan, mendorong sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Salah satu upaya yang diapresiasi adalah penerapan School Religious Culture (SRC) di SMP Negeri 2 Gresik, Kecamatan Gresik.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdindik) Kabupaten Gresik, Herawan Eka Kusuma, menyampaikan apresiasinya saat meninjau langsung penerapan SRC di sekolah tersebut belum lama ini. Program ini, katanya, menjadi salah satu upaya membangun karakter siswa melalui pembiasaan perilaku positif yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
SMPN 2 Gresik disebut menjadi sekolah negeri pertama di Kabupaten Gresik yang menerapkan program SRC. Penerapan program tersebut juga mengantarkan sekolah ini masuk enam besar dalam penilaian tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag).
Penerapan SRC di SMPN 2 Gresik diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dimulai dari hal sederhana, seperti membiasakan siswa mengucapkan salam dan menyapa guru ketika tiba di sekolah.
Selain itu, kegiatan membaca Al Quran setiap pagi juga menjadi bagian dari program tersebut, termasuk melalui kelas tahfidz. Sekolah turut menerapkan pengaturan ruang kelas laki-laki dan perempuan secara terpisah, menyediakan kantin yang menjaga kebersihan serta kehalalan makanan, dan membangun lingkungan sekolah yang bersih tanpa sampah.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik, Mohammad Salim, mengungkapkan, program SRC telah dijalankan sejak lama. Menurutnya, pembiasaan baik tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku positif seluruh warga sekolah, baik siswa maupun guru.
Melalui penerapan SRC, lanjut Salim, sekolah berharap nilai-nilai keagamaan tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada bagian lain, Sekdindik Herawan, menilai inovasi yang dilakukan SMPN 2 Gresik sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, yakni Gresik Cemerlang.
Menurut Herawan, peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan prestasi akademik. Penguatan karakter dan pencapaian nonakademik juga menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan.
Ia mendorong penerapan program positif seperti SRC dapat menjadi contoh bagi sekolah lain, baik jenjang SD maupun SMP yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Herawan juga menekankan, bahwa setiap sekolah dapat mengembangkan inovasi sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing. Dengan demikian, upaya peningkatan prestasi dapat dilakukan secara berkelanjutan sekaligus mendorong kemajuan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik.
Dinas Pendidikan berharap berbagai inovasi sekolah tersebut mampu meningkatkan daya saing peserta didik serta membawa nama Kabupaten Gresik meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional. (sha)








