SURABAYA (RadarJatim.id) – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh Padlun Fauzi, mahasiswa S2 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Dasar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) angkatan 2026, untuk meluncurkan buku berjudul Menjaga Indonesia, Rabu (28/10/2026). Peluncuran yang berlangsung secara virtual melalui Zoom ini mengajak generasi muda merefleksikan peran mereka dalam merawat persatuan bangsa di era digital.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut dikemas dalam seminar bertema Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Peran Pemuda Indonesia di Era Digital dalam Merawat Persatuan Bangsa dan Ketahanan Nasional. Acara ini menghadirkan Adinda Creshella, Putri Indonesia Pariwisata 2026, sebagai pembicara utama (keynote speaker).
Buku Menjaga Indonesia merupakan karya kolaborasi Padlun Fauzi, Khalid Zanuar, dan Riky Tsulis. Buku setebal 166 halaman tersebut telah memiliki ISBN 978-623-5347-63-9 untuk nomor jilid lengkap dan 978-623-5347-64-6 untuk jilid pertama.
Padlun menjelaskan, penulisan buku menjadi bagian dari pengembangan karier dan rekognisi akademis, baik sebagai dosen maupun mahasiswa. Baginya, karya tulis juga menjadi bukti kepakaran (expertise) seorang akademisi dalam bidang ilmu yang ditekuni.
“Saya fokus pada kepakaran Ketahanan Nasional dan Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, ketahanan nasional tidak seharusnya dibangun dengan membatasi kebebasan masyarakat, melainkan melalui kapasitas negara dalam memberikan pelayanan dan institusi yang adil dalam melindungi warga negara.
“Ketahanan nasional tidak lahir dari pembungkaman kebebasan, melainkan dari kapasitas negara yang kuat dalam melayani, dan institusi yang adil dalam melindungi. Demokrasi yang tangguh adalah fondasi bagi ketahanan nasional yang abadi,” tegas Padlun.
Ditambahkan, proses penulisan buku kolaboratif tersebut berlangsung sekitar enam bulan hingga akhirnya diterbitkan. Ketertarikan Padlun terhadap dunia kepenulisan tumbuh sejak SMA. Ia mengaku terinspirasi oleh novel-novel karya Habiburrahman El Shirazy yang dikenal melalui karya-karya bernuansa pembangun jiwa. Hampir semua novel penulis tersebut pernah dibacanya.
Selain menempuh studi S2 PJJ Pendidikan Dasar di Unesa, Padlun Fauzi juga berprofesi sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Keguruan, Bahasa dan Sastra, FISIP Universitas Bangka Belitung. Bidang keilmuan tersebut sejalan dengan fokus kepakarannya pada ketahanan nasional dan Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar.
Melalui buku Menjaga Indonesia, Padlun bersama para penulis berharap dapat memperkaya pemikiran tentang persatuan, demokrasi, dan ketahanan nasional. Peluncuran ini sekaligus menjadi pengingat, bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui literasi, pemikiran kritis, dan kontribusi nyata bagi bangsa. (eli/sha)




