• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Religi

Bukan Sekadar Silaturahim, Halaqah Mini Soccer Jadi Ruang Para Gus Bahas Persoalan Pesantren

by Radar Jatim
31 Oktober 2026
in Religi
0
Bukan Sekadar Silaturahim, Halaqah Mini Soccer Jadi Ruang Para Gus Bahas Persoalan Pesantren
13
VIEWS

KEDIRI (RadarJatim.id) – Pertemuan antarpengasuh pondok pesantren tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahim di antara mereka, tetapi juga ruang untuk berbagi pengalaman dan membahas berbagai persoalan kelembagaan.

Adapun dari segi pengalaman dan beberapa persoalan, menjaga kepercayaan masyarakat hingga meningkatkan keamanan santri, menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama dalam lingkup kalangan pesantren.

Hal tersebut mengemuka dalam Halaqah Mini Soccer yang digelar Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) Kediri Raya. Kegiatan itu dihelat dalam rangka memeringati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari puluhan pondok pesantren itu berlangsung di Inzia Mini Soccer, Kediri, Jumat (30/10/2026) malam. Peserta terdiri atas pengasuh dan pengurus pesantren di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri.

Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdul Mu’id Shohib atau Gus Muid, mengatakan, pertemuan antarpengasuh pesantren diperlukan untuk membangun komunikasi dan bertukar gagasan dalam menghadapi berbagai persoalan di pesantren

“Ini bukan soal pesantren mana yang santrinya paling banyak atau pengasuh mana yang paling sibuk. Semua pengasuh punya kesibukan masing-masing. Yang terpenting bagaimana kita bisa duduk bersama, saling mengenal, mendengarkan, dan menemukan gagasan yang bisa dikerjakan bersama,” ujar Gus Muid.

Menurut dia, setiap pesantren memiliki tradisi, karakteristik, dan sistem pengelolaan yang berbeda. Perbedaan tersebut justru menjadi kekayaan yang dapat saling melengkapi melalui komunikasi dan kerja sama.

Gus Muid menilai, salah satu tantangan pesantren saat ini adalah menjaga kepercayaan masyarakat. Sebab, persoalan yang terjadi di satu lembaga terkadang dapat memunculkan pandangan yang menggeneralisasi kondisi seluruh pesantren. Karena itu, ia mendorong adanya forum komunikasi yang memungkinkan para pengasuh saling berbagi pengalaman, praktik baik, hingga standar operasional penanganan masalah.

Ia mencontohkan, pengalaman sebuah pesantren dalam mencegah pencurian barang milik santri atau yang dikenal dengan istilah ‘gosok’ dapat menjadi pembelajaran bagi lembaga lain. Salah satunya, melalui pembentukan satuan tugas khusus untuk mencegah kejadian serupa.

Menurut Gus Muid, pengalaman tersebut dapat dibagikan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pesantren. Dengan begitu, setiap lembaga memiliki kesempatan untuk belajar dari upaya yang telah dilakukan lembaga lain. Selain itu, komunikasi antarpesantren juga dapat dikembangkan melalui studi banding dan silaturahmi dengan jejaring pesantren di luar daerah.

Penyelenggara kegiatan, Gus Abdul Hisyam, mengatakan, halaqah tersebut bertujuan menyediakan ruang pertemuan bagi para pengasuh, pemangku pesantren, dan gawagis untuk saling mengenal, bertukar pendapat, serta memperluas jaringan.

Menurut dia, kesibukan masing-masing pengasuh terkadang membuat komunikasi antarpesantren belum terjalin secara intensif. Padahal, pertemuan langsung dapat membuka kesempatan untuk berbagi gagasan dan membangun hubungan yang lebih erat. Ia berharap, forum tersebut tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi juga memberikan motivasi, perspektif baru, dan manfaat bagi pengembangan pesantren.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Purwoasri, Kediri sekaligus perwakilan RMI Kabupaten Kediri, Gus Harisul Ilmi Da’in atau Gus Ais, mengatakan, halaqah menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus menjaga komunikasi antarpesantren.

“Halaqah ini ibarat tempat kita berkumpul, berdiskusi, dan bersilaturahmi secara gayeng. Yang kita cari adalah persaudaraan. Ketika seluruh pondok pesantren bersatu dan menyambung silaturahim, kita sedang menjalankan apa yang dicita-citakan oleh Rasulullah SAW,” kata Gus Ais.

Ia menjelaskan, kegiatan semacam ini bukan kali pertama diselenggarakan RMI. Pertemuan antarpesantren tersebut diharapkan menjadi tradisi berkelanjutan untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan para pengasuh serta pengurus pesantren di Kediri Raya.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan mini soccer. Perpaduan diskusi dan olah raga tersebut menjadi cara membangun kedekatan antarpeserta dalam suasana informal.

Melalui kegiatan ini, RMI NU Kediri Raya berharap hubungan antarpesantren semakin erat. Dengan komunikasi dan pertukaran pengalaman, pesantren diharapkan dapat saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dalam pengelolaan lembaga maupun kehidupan santri. (rul)

Tags: HalaqahMini soccerPersoalan PesantrenSilaturahim

Related Posts

Silaturahim dengan Ulama se-Jatim, Kapolri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Silaturahim dengan Ulama se-Jatim, Kapolri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

by Radar Jatim
17 Oktober 2026
0

SURABAYA (RadarJatim.id) – Kapolda Jawa...

Polres Sampang Perkuat Sinergi dengan Masyarakat melalui Silaturahim dan Coffee Morning

Polres Sampang Perkuat Sinergi dengan Masyarakat melalui Silaturahim dan Coffee Morning

by Radar Jatim
27 Agustus 2026
0

SAMPANG (RadarJatim.id) -- Polres Sampang...

Siap Kerja Sama Strategis untuk Kemaslahatan Umat, Dirut Petrokimia Silaturahim ke MUI Gresik

Siap Kerja Sama Strategis untuk Kemaslahatan Umat, Dirut Petrokimia Silaturahim ke MUI Gresik

by Radar Jatim
21 Juli 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Komitmen memaksimalkan...

Load More
Next Post
Dari Pelosok Rote Ndao, Jemmy Banunaek Wujudkan Mimpi lewat Studi S2 PJJ Pendas Unesa

Dari Pelosok Rote Ndao, Jemmy Banunaek Wujudkan Mimpi lewat Studi S2 PJJ Pendas Unesa

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Padati Alun-alun Tugu Malang, Dukung MBG Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Ketahanan Pangan
  • Ketenagakerjaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Peternakan
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In