SIDOARJO (RadarJatim.id) Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan PT Dharma Lautan Utama (DLU) mengapresiasi Trihadi Siswanto, pesepeda yang menggalang dana untuk anak-anak Papua, khususnya untuk mensupport pendidikan anak-anak di Papua.
BHS, penasehat utama PT DLU dan Erwin H Poedjono, Dirut PT DLU dan Khoiri Soetomo Ketua SRBC mendatangi kediaman Hadi Tombro di Pandean ,Sidoarjo. BHS merasa turut berbangga ada warga Sidoarjo yang mau menggalang dana demi meningkatkan mutu pendidikan daerah Papua agar bisa setara dengan wilayah lainnya di Indonesia.

“Saya memberikan bantuan donasi sekaligus apresiasi kepada Mas Hadi Tombro. Supaya kegiatannya menggalang dana untuk kemajuan pendidikan di Papua lebih meningkat,” kata BHS, yang juga Ketua Dewan Pembina DPD Partai Gerindra Jatim, Jumat, 31 Desember 2021.
Hadi Tombro, panggilan akrab Trihadi Siswanto ini diketahui bersepeda sendirian melintasi 12 kabupaten/kota di Jawa Timur. Dia mengayuh sepeda sejauh 506 KM mulai dari Sidoarjo, Jombang, Nganjuk, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Magetan, Tulungagung, Kediri, Blitar, Batu, Pasuruan, dan kembali ke Sidoarjo.

Kehadiran BHS disambut hangat Hadi Tombro dan keluarga. Mereka terlihat akrab dan berterima kasih atas kepedulian BHS dan PT DLU yang sudah memberikan apresiasi atas langkah penggalangan dana untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah Papua.
Hadi memang prihatin dengan kondisi pendidikan di wilayah Papua. Dimana fasilitas maupun sumber daya pendidikan di wilayah timur Indonesia itu masih kurang layak. Berbeda dengan wilayah Jatim maupun ibu kota Jakarta.
Ide bersepeda dalam rangka penggalangan dana tersebut juga dilakukan atas dasar hobi gowes yang memang sudah lama ditekuni. Untuk itu dia bertekad menempuh jarak 506 kilometer dengan waktu 24 jam yang dimulai dari salah satu kafe di Jalan Monginsidi, Sidoarjo pada , Selasa, 28 Desember 2021 malam. Dan akhirnya berhasil melintasi 8 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Ini (bersepeda 506 km,Red) ini sebagai bentuk simpati kepada dunia pendidikan. Khususnya pemerataan pendidikan di wilayah Papua,” katanya. (RJM)







