SIDOARJO (RadarJatim.id) — Antusiasme luar biasa mewarnai gelaran seleksi FLS2N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2026. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh siswa-siswi SMA, SMK, dan MA, negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Pelaksana FLS3N Sidoarjo, Anis Suryani, S.Pd M.Pd menjelaskan bahwa ajang tahun ini mempertandingkan total 15 cabang lomba utama.
“Namun, khusus untuk cabang Solo Vokal, penghitungan juara dipisah antara putra dan putri, sehingga secara teknis terdapat 16 cabang kejuaraan,” jelasnya pada (18/4/2026) sore.
Ia uraikan dari 16 cabang lomba tersebut meliputi, Mololog, Desain Poster, Tari Kreasi, Cipta Lagu, Instrumen Solo Gitar, Menyanyi Solo Putri, Menyanyi Solo Putra, Komik Digital, Baca Puisi, Cipta Puisi, Kriya, Menulis Cerita Pendek, Film Pendek, Fotografi, Jurnalistik dan Kreativitas Musik Tradisional.
Kegiatannya dilaksanakan mulai tanggal 11 hingga 18 April 2026, lokasi dibeberapa tempat, yaitu di SMK Negeri 3 Buduran, SMK Sepuluh Nopember dan terbanyak 10 cabang lomba di SMA Negeri 3 Sidoarjo. “Pembagian lokasi berdasarkan fasilitas yang memadahi di sekolah tersebut,” terangnya.
Menurut Anis Suryani yang juga sebagai Ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Seni Budaya jenjang SMA se Sidoarjo, lombanya menerapkan dua metode pelaksanaan, yaitu Daring dan Luring.
Untuk Daring terdapat tiga cabang, yakni Film Pendek, Jurnalistik, dan Fotografi. Khusus cabang ini, panitia menerapkan babak final bagi 5 besar peserta terbaik untuk mempresentasikan karyanya atau praktik langsung di depan juri (on the spot) guna memastikan keaslian karya.
Sedangkan Luring dilaksanakan secara langsung di lokasi lomba, di mana para peserta menunjukkan bakatnya di hadapan dewan juri.
Lanjutny, jadi, FLS3N ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, tetapi juga investasi masa depan bagi para siswa. Para pemenang akan mendapatkan trofi dan sertifikat resmi.
“Sertifikat FLS3N ini sangat bergengsi dan memiliki nilai tawar tinggi (bargaining power), terutama bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi melalui jalur prestasi,” ujar Ibu Ani Suryani yang juga merupakan guru di SMA Negeri 3 Sidoarjo.

Perlu diketahui gelaran ini merupakan hasil kolaborasi erat antara MGMP Seni Budaya SMA dan SMK. Secara struktural, kegiatan ini diawasi langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) dan didukung oleh empat Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) se-Kabupaten Sidoarjo. Yakni MKKS SMA Negeri, MKKS SMA Swasta, MKKS SMK Negeri dan MKKS SMK Swasta.
“Diharapkan melalui seleksi ini, Sidoarjo dapat mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk bertanding dan meraih prestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” harap Bu Anis_sapaan akrabnya.(mad)







