• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Artikel dan Opini

Di Desa, Hewan Saja Dihormati

by Radar Jatim
11 Mei 2023
in Artikel dan Opini
0
Nilai dan Ampunan

Moh. Husen

199
VIEWS

Oleh Moh. Husen*

Tulisan ini merupakan apresiasi dan upaya sederhana dalam menjaga tradisi di sebuah desa. Namun, siapa pun boleh saja menganggap tulisan ini hanyalah percakapan kecil kelas warung kopi yang penuh dengan khayalan dan tidak laku. Sebab, umumnya yang dianggap laku atau absah hanyalah percakapan kaum intelektual di kampus atau percakapan ilmiah seorang doktor.

Kalau sampai ada percakapan kelas warung kopi, patut diragukan. Padahal yang la roiba fihi alias tak meragukan, hanyalah firman Tuhan. Kalau katanya manusia, seberapa tinggi gelarnya, tetap saja relatif dan boleh diragukan. Termasuk kata perkata dari percakapan ini. Sangat boleh diragukan, tidak legitimate, dan boleh dianggap khayalan.

Di desa A, pagi itu sebuah percakapan meluncur bersahutan, bergiliran. Jangan bertanya kenapa desa A. Jangan pula bertanya percakapan ini sebuah khayalan pemikiran penulisnya belaka ataukah kenyataan.

“Betapa luar biasa masyarakat desa A,” kata seseorang, “Hewan saja di hormati, apalagi manusia. Orang dulu sangat mengerti tata krama dan berterima kasih kepada hewan yang selama ini membantu penghidupannya.”

“Orang dulu,” sambung sebelahnya, “Sangat mengerti bahwa ia harus berterima kasih kepada sungai, udara, tanah, hewan dan tetumbuhan yang menemaninya. Sekarang ini, untuk bisa berterima kasih dan menghormati kepada sesama manusia saja terkadang tidak gampang.”

“Hewan saja di hormati, apalagi manusia,” sambung sebelahnya lagi, “maka menjadi lucu jika ada manusia yang tak saling menghormati, mentang-mentang jabatannya lebih tinggi gengsi minta maaf jika salah, kaya sedikit saja sudah enggan minta tolong padahal perlu minta tolong.”

“Manusia sering merasa berdiri sendiri dan merasa tidak bersaudara atau terputus dan memutus dengan alam. Tentu ini kesadaran yang juga lucu dan tertinggal jauh dari peradaban desa yang sudah berabad-abad sangat lama,” seorang kawan depannya mulai turut berpendapat.

“Peradaban desa,” tambahnya, “Sudah lama mengerti, bahwa udara, tumbuhan, hewan dan seluruh isi di alam raya ini merupakan saudaranya yang saling berhubungan karena semuanya ‘dilahirkan’ oleh Sang Pencipta Yang Mahatunggal.”

Percakapan tersebut boleh dianggap khayalan penulis belaka. Namun, di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini, benar-benar ada sebuah tradisi Ritual Keboan. Sebuah tradisi yang digelar masyarakatnya setiap 1 Sura atau 1 Muharram.

Selain doa bersih desa, tradisi Keboan ini merupakan simbol masyarakat tersebut dalam menghormati kebo atau kerbau yang selama ini telah membajak sawahnya. Juga dalam rangka bersyukur dan berharap agar hasil panen di desa tersebut selalu melimpah.

Orang membuat atau menjadi kerbau duplikat dalam tradisi Keboan sebenarnya adalah bentuk pernyataan yang paling nyata, bahwa manusia tidak akan bisa hidup berdiri sendiri. Manusia bukan hanya butuh manusia lain, tapi ia juga butuh kerbau. Kerbau saja dibutuhkan, apalagi manusia.

Disebut ritual agar manusia juga tidak lupa kepada Sang Maha Pencipta, sehingga doa-doa tulus seluruh masyarakat dalam tradisi Keboan agar dikaruniai keselamatan, kesehatan, kesejukan dan kerukunan, serta kesejahteraan, menunjukkan peradaban umat manusia yang rendah hati kepada penciptanya dan alam semesta.

Demikianlah, betapa mengagumkannya peradaban desa. Pantas seorang budayawan nasional di negeri ini pernah mengatakan, bahwa Indonesia sebaiknya harus banyak belajar kepada desa. Desa lebih tua. Dan, desa tetap desa andai tak pernah ada negara atau negara tiba-tiba membubarkan diri. 

Jangan bertanya: “Kok nama budayawan nasionalnya dirahasiakan? Apakah dia Sujiwo Tejo, Emha Ainun Nadjib, atau siapa?”

Banyuwangi, 11 Mei 2023

*) Catatan kultural jurnalis RadarJatim.id. Tinggal di Rogojampi-Banyuwangi.

Tags: BanyuwangiDesa AliyanKeboanRogoJampiTradisi

Related Posts

Lestarikan Sejarah Lewat Mode, Marifatul Kamila Apresiasi Gelaran Banyuwangi Ethno Carnival 2026

Lestarikan Sejarah Lewat Mode, Marifatul Kamila Apresiasi Gelaran Banyuwangi Ethno Carnival 2026

by Radar Jatim
21 Juli 2026
0

​BANYUWANGI — Gelaran tahunan Banyuwangi...

Sentuh Kampung Nelayan Merah Putih, Aksi Nyata DPRD dan Pemkab Banyuwangi Jaga Kelestarian Lingkungan

Sentuh Kampung Nelayan Merah Putih, Aksi Nyata DPRD dan Pemkab Banyuwangi Jaga Kelestarian Lingkungan

by Radar Jatim
21 Juli 2026
0

BANYUWANGI – Komitmen untuk mewujudkan...

Jembatani Komunikasi Warga dan Stakeholder, DPRD Banyuwangi Gelar Hearing KTH Desa Kluncing

Jembatani Komunikasi Warga dan Stakeholder, DPRD Banyuwangi Gelar Hearing KTH Desa Kluncing

by Radar Jatim
17 Juli 2026
0

BANYUWANGI – Komisi I Dewan...

Load More
Next Post
Dikbud Sidoarjo Bina Guru-gurunya Buat Konten Digital Yang Bermartabat

Dikbud Sidoarjo Bina Guru-gurunya Buat Konten Digital Yang Bermartabat

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Padati Alun-alun Tugu Malang, Dukung MBG Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Ketenagakerjaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Peternakan
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • Transportasi
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In