GRESIK (RadarJatim.id) — Menandai berakhirnya masa pembelajaran setelah 6 tahun berlangsung, sebanyak 109 siswa SDIT Al Ibrah Gresik akhirnya diwisuda, Sabtu (24/6/2023). Gelaran wisuda yang dikemas dalam Haflah Akhirussanah SDIT Al Ibrah angkatan XII itu berlangsung di hall Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik.
Diharapkan, dari sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Al Ibrah ini kelak lahir generasi bintang, generasi andal yang siap mengisi posisi-posisi penting di negeri ini. Terlebih, dari lulusan sekolah ini kelak diharapkan lahir para pemimpin luar biasa di berbagai posisi yang dibutuhkan.
“Dari kalian, anak-anakku, suatu saat saya ingin mendengar dan lahir para pemimpin yang luar biasa. Dan itu, akan lahir dari generasi bintang, generasi tangguh SDIT Al Ibrah,” ujar Kepala SDIT Al Ibrah, M. Musyafak membakar semangat wisudawan.
Oleh sebab itu, lanjut Musyafak, sejak dini para siswa diminta terus mengasah potensi diri dan melakukan pembiasaan yang baik untuk meraih harapan dan masa depan gemilang.
“Itulah hakikat pendidikan, anak-anakku. Meski demikian, jangan pernah lupakan jasa kedua orang tua kita kapan pun dan di mana pun kita berada dan tetaplah bersandar pada kebesaran dan hidayah Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,” tandas Musyafak.
Ia pun lalu memberikan tips sebagai bekal untuk meraih sukses dan cita-cita, dengan memberikan jembatan pengingat lewat 5 vokal dalam huruf-huruf alfabet yang menjadi akronim atau singkatan, yakni A, I, U, E, dan O. Fokal A, katanya, mesti dimaknai, bahwa Agama harus senantiasa diutamakan dalam segala aspek kehidupan.
Selanjutnya, huruf I yang diharapkan agar Ilmu harus diperbanyak dan diperdalam. Lalu U, yakni Usaha harus terus dilakukan untuk meraih sukses, dan E adalah Etika yang harus dikedepankan dan dijunjung tinggi dalam berinteraksi dalam bermasyarakat.
“Dan terakhir O. Optimis harus terus kita hidupkan sebagai penyemangat untuk meraih cita-cita mulia,” ungkapnya.

Sementara Ketua Yayasan Al Ibrah Ir H Asy’ari, MM, mengatakan, para lulusan lembaga pendidikan Al Ibrah hendaknya berkarakter Qur’ani dan berwawasan global dalam menjalani kehidupan. Itulah yang akan mengantarkan sukses, tidak hanya di dunia, tapi sekaligus kelak di akhirat.
Karena itu, sambung Asy’ari, pengurus yayasan terus berupaya menjadikan Al Ibrah sebagai tempat menempah ilmu para peserta didik, sehingga memiliki kompetensi luar biasa sebagai bekal hidup yang penuh tantangan zaman.
“Terus menggelorakan spirit sekolah bintang, generasi bintang yang bertabur prestasi. Terus berlakulah jujur dan berperilaku baik, serta mengasah diri dengan terus belajar belajar dan belajar. Dan, apa pun yang kita pelajari dan miliki, pada akhirnya akan menjadi bekal untuk kembali kepada Allah SWT,” ungkap Asy’ari.
Dalam momentum Haflah Akhirussanah SDIT Al Ibrah angkatan XII ini, juga diberikan penghargaan khusus kepada para siswa yang telah menorehkan prestasi luar biasa dan membanggakan. Penghargaan itu diberikan kepada mereka yang telah berprestasi di bidang akademik, capaian tahfidz, dan pembiasaan qiyamullail atau tahajud dan puasa sunnah.
Khusus capaian tahfidz (hafalan) Al Quran, secara normatif SDIT Al Ibrah menargetkan 2 juz kepada para siswa. Namun, subhanallah ternyata beberapa siswa mampu merealisasikan tahfidz dengan capaian 6-8 juz Al Quran dalam setoran sekali duduk. (sto)







