• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Religi

Hadiyatan Wasilah, Musyrifah MBS Madinatul Ilmi: Dunia itu Ladang Kebajikan

by Radar Jatim
6 Juni 2022
in Religi
0
Hadiyatan Wasilah, Musyrifah MBS Madinatul Ilmi: Dunia itu Ladang Kebajikan

Hadiyatan Wasilah.

305
VIEWS

Oleh FADHILAH ALIANNAH

Menjadi wanita yang dirindukan surga. Itulah jawaban lugas Hadiyatan Wasilah, musyrifah (pembimbing) MBS (Muhammadiyah Boarding School) Madinatul Ilmi untuk santri putri. MBS merupakan salah satu program yang dikelola dan dikembangkan SMA Muhammadiyah 1 Gresik yang memberikan tekanan pada kajian dan tahfidz Al Quran kepada para santrinya, selain materi akademik sebagaimana lazimnya.

Wanita yang memilih mengabdikan diri dengan tinggal di pondok pesantren sejak usianya masih relatif muda. Misinya mengurusi banyak orang (baca: para santri) untuk menjadi lebih baik. Dengan memberikan semua ilmu yang ia miliki kepada santriwati yang juga siswi SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

Pilihan untuk berhidmat kepada ummat itu berkosekuensi pada “kesenyapan” hidup sehari-hari. Ia pun sudah biasa harus melewatkan hal-hal menyenangkan saat berkumpul dengan orang tua maupun teman-temannya. Tidak banyak orang yang mampu melakukan dan melewati perjalanan hidup seperti ini.

Terinspirasi Surah At-Tahrim

Pilihan hidup Hidayatan Wasilah terinspirasi oleh tiga ayat terakhir (ayat 10-12) surah At-Tahrim dalam Al Quran yang mengisahkan 2 golongan wanita. Kedua golongan itu sebagai contoh bagi umat manusia agar bertindak benar dalam mengambil keputusan akan dirinya sendiri.

Golongan wanita pertama yaitu istri Nabi Nuh dan Nabi Luth yang membangkang terhadap suami-suami mereka yang beriman. Sementara golongan kedua adalah Asiyah, istri Raja Firaun dan Maryam, putri Imran sebagai wanita-wanita beriman dan patuh.

Akrab disapa Ustadzah Hadiyatan, wanita yang fasih berbahasa Arab ini mengungkapkan, betapa ia ingin mewarisi tabiat wanita-wanita penghuni surga, seperti Maryam dan Sarah. Dua wanita yang diabadikan namanya dalam Al Quran.

Seperti kesabaran Sarah terhadap Firaun suaminya yang disebut dalam ayat 11 surah At-Tahrim yang artinya, “… Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.”

Kemuliaan kisah Maryam dalam ayat selanjutnya, “dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya; dan dia termasuk orang-orang yang taat.” (QS At-Tahrim: 12)

“Secara sederhannya, wanita sebenarnya punya keputusan akan dirinya sendiri. Mau tetap beriman sama Allah atau ndak, tetep patuh sama Allah atau ndak,” tutur Hadiyatan yang sudah hampir 2 tahun menjalani pengabdian sebagai musyrifah di MBS Madinatul Ilmi SMA Muhammadiyah 1 Gresik ini.

Menurutnya, sudah sangat jelas, bahwa sesungguhnya setiap wanita punya kekuatan untuk mengambil keputusan penting untuk dirinya sendiri. Meski sebaik apa pun orang yang mendampingi, meski sebaik apa pun suaminya, bisa saja wanita itu menyimpang.

Atau sebaliknya, meski sejahat apa pun suaminya atau seberkuasa apa pun suami atau yang mendampinginya, wanita itu sendirilah yang menentukan dirinya menjadi baik. Atau bisa jadi, ketika dia ditakdirkan sendiri tanpa pasangan, dirinya sendirilah yang menentukan jalan kebenaran atau sebaliknya.

Menjadi yang Terbaik

“Prinsip yang saya pegang adalah nasihat ustadz saya dulu: jadilah terbaik di levelmu masing masing,” tuturnya di sela-sela mengajar kelas ICO di gedung baru Smamsatu di Jl. Wahidin Sudirohusodo, Gresik.

Wanita berkulit putih ini pernah menjadi volounteer Komunitas 1.000 Guru di Bawean selama 1 minggu pada 2017. Kemudian ia pernah juga mengikuti lomba MSQ (Musabaqoh Sayhril Quran) berkelompok di Kabupaten Konawe Selatan tahun 2014. Selain itu, wanita berparas manis ini juga menjadi wisudawan terbaik UMG ke-33.

“Apa pun yang saya lakukan haruslah maksimal. Ya, mungkin tidak terbaik melebihi orang lain, namun setidaknya saya sudah mengupayakan secara penuh,” kata wanita yang selalu tampil bersemangat ini.

Baginya, khoirunnas anfauhum linnas, yakni sebaik baik manusia adalah yang mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Itulah pedoman dalam menjalani lakon kehidupan.

Disinggung mengenai kegagalan yang bisa saja terjadi meski usaha telah maksimal, Hadiyatan berujar, “Semua yang kita miliki itu sejatinya adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala.”

Putri dari pasangan Sumaryono dan Nurlaila ini menjelaskan, bagaimana seharusnya manusia bersikap saat ditimpa musibah, tidak lain adalah menyerahkan kembali kepada Allah.

Kemudian, wanita bergelar Magister Pendidikan Agama Islam (MPdI) di Universitas Muhammadiyah Surakarta ini membacakan Al Quran surah Al Baqarah ayat 155-156.

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

Musibah dan takdir yang Allah berikan kepada manusia, baik musibah itu berupa kehilangan seseorang yang dicintai. Kehilangan impian-impian dan kehilangan apa pun itu. Kemudian juga kekhawatiran kekhawatiran. Maka, satu-satunya cara orang beriman menghadapinya adalah dengan bersabar dan mengucapkan, innalillahi wainna ilaihi roji’un.

“Ya Allah, Sesungguhnya kami ini adalah milikmu dan kepada-mulah kami akan Kembali,” kata Hadiyatan mengartikan.

Merasa sedih, merasa kecewa, atau merasa kehilangan itu adalah hal yang sifatnya fitrah ketika kehilangan atau ditimpa masalah. Namun, katanya, itu semua harus diikhlaskan dan bersabar. Sebab, Allah tidak akan memberikan cobaan kecuali orang itu mampu menerimanya.

Orang-orang yang beriman tahu, bahwa kehilangan yang mereka alami adalah titipan yang sudah saatnya harus dikembalikan kepada si empunya. Dan, sebagai prinsip hidup, pada akhirnya dunia adalah ladang untuk menanam atau berbuat kebajikan. (*)

*) Penulis adalah guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

Tags: gresikHidayatan WasilahMBS Madinatul IlmiSMA Muhammadiyah 1Smamsatu

Related Posts

Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul dan Adminduk Anak Pekerja Migran

Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul dan Adminduk Anak Pekerja Migran

by Radar Jatim
13 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Bupati Gresik,...

Tahun Depan, STAI Diharapkan Jadi IAI Ihyaul Ulum Gresik

Tahun Depan, STAI Diharapkan Jadi IAI Ihyaul Ulum Gresik

by Radar Jatim
21 Desember 2025
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Koordinator Kopertais...

Menikmati Kuliner Jadul Kajen Giri, Seperti Menjelajah di Mesin Waktu

Menikmati Kuliner Jadul Kajen Giri, Seperti Menjelajah di Mesin Waktu

by Radar Jatim
14 Desember 2025
0

Kuliner jaman dulu (jadul) ibarat...

Load More
Next Post
SMKN 2 Buduran Beri Penghargaan Kepada Siswa Berprestasi dan Guru Purna Tugas

SMKN 2 Buduran Beri Penghargaan Kepada Siswa Berprestasi dan Guru Purna Tugas

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In