• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Lain-lain

Menko Polhukam Mahfud MD: Radikalisme Mengancam Kesatuan Indonesia

by Radar Jatim
4 Oktober 2020
in Lain-lain
0
Menko Polhukam Mahfud MD: Radikalisme Mengancam Kesatuan Indonesia

Menko Polhukam Mahfud MD saat saresehan bersama ulama dan tokoh masyarakat Sumenep. (Foto: ist)

82
VIEWS

SUMENEP (radarjatim.id) – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan, radikalisme merupakan tantangan jangka panjang yang harus dihadapi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Radikalisme itu merupakan paham yang merasa dirinya paling benar. Paham yang suka menyalahkan orang lain. Ini tidak bisa dibiarkan, karena mengancam kesatuan Indonesia,” tegasnya.

Mahfud MD berada di Sumenep, Minggu (4/10/2020) untuk menghadiri sarasehan ulama dan tokoh masyarakat bersama Menko Polhukam RI. Saresehan bertema “Radikalisme Sekuler Agama dan Tantangan bagi Indonesia Maju” itu digelar di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep.

“Radikalisme ini paham ekstrem yang ingin mengganti paham yang ada. Padahal, di negara kita ini menganut paham ahlussunnah wal jamaah seperti yang dicontohkan Nabi,” ujar Mahfud.

Ia memaparkan, berdasarkan hasil diskusi dengan para kiai dan ulama, termasuk di pondok pesantren Annuqayah, sepakat untuk mengembangkan Islam yang nyaman bagi seluruh umat manusia.

“Islam yang rahmatan lil alamin. Jadi semacam moderasi Islam. Kita tetap ber-Islam dengan baik, tanpa orang lain takut dan terdiskriminasi,” ujarnya.

Mahfud membeberkan, sedikitnya ada tiga macam paham radikalisme. Ada yang ingin mengganti ideologi Pancasila, ada yang tidak ingin mengganti Pancasila tetapi ingin mengganti semua hukum menjadi hukum Islam. Kemudian ada juga yang terang-terangan ingin membentuk negara baru sesuai paham yang mereka yakini.

“Itu semua tidak bisa dibiarkan, karena mengancam NKRI. Ini yang disebut tantangan Indonesia maju,” tandasnya.

Selain berbicara tentang radikalisme, dalam kesempatan itu, Mahfud juga mengampanyekan pentingnya taat protokol kesehatan, sekaligus memberikan ribuan masker kepada Pondok Pesantren Annuqayah.

Usai dari Annuqayah, Mahfud dan rombongan dari Kantor Kemenko Polhukam, melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Amien, Prenduan, Sumenep. (tim/rj2)

Tags: ancam indonesiamahfud mdradikalismesumenep

Related Posts

Dua Napiter Lapas Porong Sidoarjo Ikrar Setia NKRI, Tinggalkan Paham Radikal

Dua Napiter Lapas Porong Sidoarjo Ikrar Setia NKRI, Tinggalkan Paham Radikal

by Radar Jatim
12 Februari 2026
0

TAUBAT: Dua napiter Lapas Porong...

Motif Pembacokan di Lenteng Terungkap, Polres Sumenep Tangkap Pelaku di Omben Sampang

Motif Pembacokan di Lenteng Terungkap, Polres Sumenep Tangkap Pelaku di Omben Sampang

by Radar Jatim
2 Februari 2026
0

SUMENEP (Radarjatim.id) -- Satreskrim Polres...

Listrik di Pulau Gili Raja Kini Menyala 12 Jam per Hari dari Sebelumnya 6 Jam

Listrik di Pulau Gili Raja Kini Menyala 12 Jam per Hari dari Sebelumnya 6 Jam

by Radar Jatim
27 Mei 2025
0

SUMENEP (RadarJatim.id) -- Masyarakat di...

Load More
Next Post
aksi curanmor terekam CCTV

Terekam CCTV, Curi Motor hanya Butuh Waktu 3 Menit

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In