GRESIK (RadarJatim.id) — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026. Kegaiatan berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Rabu (22/4/2026).
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, sasaran TMMD kali ini dipusatkan di desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kasrem 0814/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, jajaran Forkopimda Gresik, para kepala OPD, camat, juga kepala desa.
Bupati Yani menyampaikan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan serta memadukan unsur TNI, kementrian, lembaga pemerintah non-kementrian, pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat. Tujuannya, membantu pemerintah untuk ikut serta mendukung akselerasi pembangunan, baik fisik maupun non-fisik.
“TMMD mempercepat upaya pembangunan daerah di seluruh pelosok Nusantara yang sangat strategis dan efektif. Baik dilihat dari sisi pembangunan ekonomi, pertahanan keamanan, peningkatan cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Ia juga menuturkan, melalui TMMD ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat guna pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan dan upaya peningkatan sumber daya manusia. Proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengawasan.
Dikatakan, sasaran TMMD Ke-128 Tahun 2026 di Desa Slempit Kecamatan Kedamean dilaksanakan mulai 22 April hingga 22 Mei 2026. Sasaran fisik diarahkan pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana serta fasilitas umum yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sasaran fisik dan pembangunan ini diantaranya pembangunan jalan, pengaspalan jalan Poros desa (JPD) pengecoran jalan usaha tani (JUT), normalisasi waduk dan perbaikan pintu DAM serta rumah tidak layak huni (RTLH),” terangnya.
Selain itu, lanjut Bupati Yani, sasaran non-fisik meliputi peningkatan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sikap bela negara, jiwa wirausaha serta meningkatkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kegiatan tersebut meliputi, diadakan penyuluhan program bangga kencana, program stunting, program penghijauan dan program ketahanan pangan. Serta bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” tutur bupati.
“TMMD ke-128 diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Slempit Kecamatan Kedamaean Gresik, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga,” tandasnya.
Usai upacara Bupati Gresik didampingi Dandim 0817/Gresik menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni senilai Rp 180.000.000 untuk 6 rumah, serta bantuan pembangunan jalan lingkungan desa dari Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka program TMMD ke-128 Tahun 2026. (sto)







