KEDIRI (RadarJatim.id) — Sebuah rumah milik warga di Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, terbakar saat ditinggal pemiliknya beraktivitas di luar rumah, Rabu (6/5/2026) siang. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan kerugian material sekitar Rp 100 juta.
Rumah tersebut diketahui milik Sunyoto. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.36 WIB. Api pertama kali diketahui warga setelah kobaran terlihat membesar dari bagian ruang tamu rumah. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong, sehingga tidak ada penghuni yang mengetahui awal munculnya api.
Warga yang melihat kejadian kemudian melapor ke petugas pemadam kebakaran. Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Grogol menerima laporan pada pukul 14.34 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi dua menit kemudian. Petugas tiba di lokasi pukul 14.42 WIB dan segera melakukan pemadaman.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik dari instalasi kabel yang sudah tidak layak.
“Berdasarkan hasil asesmen awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada kabel instalasi rumah,” kata Kaleb.
Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan satu unit armada Damkar Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter dan mendapat bantuan tiga unit armada dari Damkar Kota Kediri. Sebanyak 14 personel diterjunkan dalam penanganan tersebut. Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas memastikan kebakaran tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut karena rumah sedang kosong saat kebakaran terjadi. Selain menyebabkan kerugian sekitar Rp 100 juta, petugas menyebut aset senilai kurang lebih Rp 500 juta berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama kabel yang telah berusia lama atau mengalami kerusakan. (rul)







