GRESIK (RadarJatim.id) –– Berbagai elemen masyarakat Gresik yang tergabung dalam Komunitas NGOPI (Ngobrol Pintar) menyerahkan 250 paket bantuan kepada korban banjir akibat luapan Kali Lamong di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik, Jawa Timur, Kamis (27/10/2022).
Bantuan diterima langsung oleh Kepala Desa Cermen Moch. Suhadi, SH di Balai Desa yang juga difungsikan sebagai Posko Siaga Bencana Banjir. Nampak hadir dalam komunitas tersebut, di antaranya Umi Khulsum, advokat dari AGP Legal didampingi oleh H M. Nadhif, pengembang (developer) dan pengurus Himperra, serta beberapa jurnalis yang tergabung dalam Media Online Indonesia (MOI) Gresik.
Kepala Desa Cermen Moch. Suhadi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan menyatakan, bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan oleh warganya yang kini terdampak banjir akibat luapan Kali Lamong.
“Matur suwon, nanti digabungkan dengan bantuan lainnya. Ini pasti bermanfaat untuk masyarakat yang sedang terkena korban banjir,” ujarnya.
Sementara H M. Nadhif menyampaikan, bantuan yang diserahkan merupakan bentuk kepedulian yang secara spontanitas dihimpun oleh sejumlah elemen masyarakat dari berbagai profesi. Mereka yang biasa diskusi sambil nyruput kopi (ngopi) itu menamakan diri sebagai Komunitas NGOPI.
“Aksi sosial ini spontanitas dari para anggota komunitas yang baru digagas siang kemarin, sebagai bentuk empati kami kepada para korban banjir,” ujarnya.
Beberapa tokoh publik secara pribadi dan spontan juga ikut berkontribusi dalam aksi sosial ini. Di antaranya adalah M. Abdul Qodir (Ketua DPRD), Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, mantan Ketua DPD PAN Gresik Khamsun, juga beberapa dari kalangan pengusaha.
Umi Khulsum yang di-dapuk menyerahkan bantuan berharap, sedikit sumbangan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang sedang terkena korban banjir. Ia juga berharap apa yang mereka lakukan menjadi stimulus bagi elemen masyarakat lainnya untuk melakukan aksi sosial serupa.
Aktivis perempuan itu juga berharap, pemerintah daerah (Pemda) Gresik bisa secepatnya memberikan solusi yang tuntas dan permanen agar banjir yang terjadi setiap musim penghujan ini tidak terus terulang.
“Banjir ini terjadi tiap tahun dan saya rasa pemerintah mampu menganalisis semua permasalahannya, sekaligus merumuskan solusi tuntas dan permanen. Tapi yang terjadi, banjir terus berulang. Ini harus jadi perhatian serius Pemda di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani. Beri solusi yang tuntas dan permanen, jangan sporadis,” uangkapnya. (sto)







