SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP Negeri 2 Wonoayu punya cara unik dan interaktif untuk membantu siswa kelas 9 menentukan masa depan pendidikan mereka dalam memilih sekolah lanjutan. Biasanya hanya mendengarkan sosialisasi di dalam kelas, kalli ini pihak sekolah menyelenggarakan acara School Expo yang meriah dan edukatif.
Acara ini menghadirkan berbagai stan (booth) dari sejumlah SMA dan SMK swasta, diantaranya SMK Telkom, SMK Yapalis, SMK YPM 11, SMA Al Islam Krian, SMK Bina Taruna Wonoayu, SMA Katolik Untung Suropati, SMK YPM 4, SMK Krian 2, SMK YPM 2, SMK Mitra Sehat dan SMK Krian 1, bahkan ada sekolah dari Surabaya
Mereka diberikan kebebasan menyajikan semanarik mungkin. Saking meneriknya dalam penyajian di booth masing-masing, semuanya diserbu oleh para siswa tanpa terkecuali. Selain menikmati pameran, siswa SMP Negeri 2 Wonoayu juga menikmati hasil karya siswa SMK, SMA yaitu sepeda motor listri, main game, mainkan robot hingga ikut meramaikan band siswa SMK Krian 2, hingga periksa kesehatan.

Antusiasnya luar biasa sekali, sejak dibuka oleh Plt Kepala SMP Negeri 2 Wonoayu, Ratna Diyah Mustikawati, S.Pd M.Pd pada (29/4/2026) pagi di halaman sekolah, para siswa tidak beranjak dari lokasi. Mereka masih antusias menikmati karya-karya siswa SMK, SMA yang dipamerkan.
“Tujuannya sudah jelas, yaitu memberikan wawasan luas bagi siswa yang akan segera lulus, agar bisa memilih sekolah yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan mereka. Kami memberikan keleluasaan penuh bagi sekolah-sekolah tamu untuk mendesain stan mereka semenarik mungkin,” tutur Bu Ratna_sapaan akrabnya.
Untuk menambah kemeriahan dan menarik minat siswa, beberapa sekolah menengah juga menyediakan berbagai macam doorprize, dan hadiah bagi siswa yang berkunjung ke stan mereka.
Ada juga yang unik dalam pelaksanaan expo kali ini. Setiap siswa diwajibkan mengunjungi seluruh stan yang ada. Sebagai bukti kunjungan, siswa akan diberikan stiker yang kemudian harus mereka tempelkan pada stan atau booth yang dianggap paling menarik atau paling mereka sukai.

Nantinya, sekolah dengan jumlah stiker terbanyak akan mendapatkan penghargaan atau bingkisan khusus dari pihak SMP Negeri 2 Wonoayu sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas mereka.
Jadi, strategi ‘jemput bola’ melalui pameran ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan metode sosialisasi konvensional di dalam kelas. “Sosialisasi di kelas-kelas seringkali membuat siswa bosan, karena monoton. Dengan strategi expo seperti ini, siswa menjadi lebih aktif mencari informasi sendiri dan wawasan mereka jadi lebih luas,” pungkasnya.(mad)







