GUANGZHOU (RadarJatim.id) — Upaya mempererat hubungan internasional serta meningkatkan mutu layanan pendidikan dan kesehatan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) melaksanakan kunjungan ke Tiongkok bersama Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), serta perwakilan dari Rumah Sakit Muhammadiyah dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dari empat sekolah, salah satunya adalah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.
Kunjungan mulai tanggal 14 April 2026 ini menjadi momen spiritual sekaligus refleksi sejarah penyebaran Islam di negeri Tirai Bambu.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi perjalanan kunjungan biasa, namun juga menjadi langkah strategis dalam membangun jejaring global Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan dan layanan kesehatan.
“Diharapkan, kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama internasional yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas institusi Muhammadiyah di Jawa Timur, termasuk SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo,” jelas Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Zainul Arifin, S.Kom M.Pd dari Guangzhou-China, pada (15/4/2026) siang.
Menurutnya, kita sedang melakukan penjajakan kerja sama pendidikan dan eksplorasi teknologi modern dengan Guangzhou University, karena memang agenda utama di bidang pendidikan kami. Rombongan PWM Jawa Timur diterima dengan sangat baik oleh pihak universitas. Pertemuan berlangsung produktif dengan beberapa poin penting yang menjadi peluang kerja sama ke depan.
Di antaranya, kerja sama dapat ditindaklanjuti melalui penandatanganan MoU kedua belah pihak, dengan pihak perguruan tinggi dan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo karena berpeluang mengadakan program summer camp di kampus tersebut.
Termasuk juga program pertukaran dosen maupun mahasiswa dapat direalisasikan. “Bidang studi yang akan dipelajari dapat disesuaikan terlebih dahulu, termasuk penyesuaian biaya waktu pelaksanaan kegiatan direkomendasikan pada bulan Juni–Juli mendatang, perlu tindak lanjut konkret dari masing-masing sekolah peserta,” jelasnya.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang sangat strategis dalam membuka akses global bagi institusi pendidikan Muhammadiyah, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan pengalaman internasional bagi siswa dan tenaga pendidik,” harap Pak Zainul_sapaan akrabnya.
Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Guangzhou Yikang Medical Equipment Industrial. Dalam kunjungan ini, para peserta menunjukkan kekaguman terhadap teknologi canggih yang digunakan dalam produksi peralatan kesehatan. Proses manufaktur yang modern, presisi tinggi, serta pemanfaatan teknologi digital dan otomatisasi memberikan gambaran nyata tentang kemajuan industri kesehatan di Tiongkok.
Hal ini menjadi inspirasi penting bagi pengembangan layanan kesehatan di lingkungan Muhammadiyah, khususnya rumah sakit.
Rombongan juga mengunjungi perusahaan otomotif GAC AION. Dalam kunjungan ini, peserta kembali dibuat takjub oleh tingkat kemodernan teknologi dalam proses produksi mobil listrik. Sistem produksi yang terintegrasi dengan robotik, kecerdasan buatan, serta standar efisiensi tinggi menunjukkan bagaimana industri otomotif masa depan dikembangkan secara inovatif dan berkelanjutan.(mad)







