SIDOARJO (Radar Jatim.id) — Upaya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan tenaga kependidikan. SMK Negeri 2 Buduran membekali dengan Character Building ‘Gesit’ (Gerakan Semangat Indah Tertata) pada (7/4/2026) siang di Aula SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo.
Kegiatan yang dikemas workshop tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Dra. Mariya Ernawati, MM dengan menghadirkan narasumber Tyodara Sipayung, SE MM dari Kepegawaian Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo.
Juga menghadirkan Motivator Senior Dr. Mochammad Reza Zulfikar, S.Sos M.Si CH CHt CGL CPHCM CHRD juga Dosen STIESIA Surabaya.

Agenda kali ini menjadi momen spesial bagi GTK guru non PNS, mulai dari guru P3K, P3K PW, Security termasuk tenaga outsourcing.
Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Mariya Ernawati menekankan pentingnya peran seluruh elemen sekolah dalam mencapai visi bersama. Ia juga menyinggung harapan terkait kebijakan kedinasan dan kepegawaian yang dinamis.
Selain membahas kesejahteraan, pertemuan ini juga memperkenalkan penguatan dari slogan utama yang selama ini dipegang, yaitu “Unggul, Mumpuni, Berkarakter”. Untuk melengkapinya, diperkenalkan akronim baru yakni GESIT, merupakan singkatan dari Gerakan Semangat Indah Tertata.
“Slogan ini diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi seluruh pegawai untuk bekerja lebih optimal, menciptakan lingkungan kerja yang asri, serta administrasi yang lebih rapi,” harap Bu Mariya_sapaan akrabnya.
Sementara itu, Dr. Reza memaparkan tentang 7 pilar Character Building, pertama reputasi, kita harus selalu jujur, konsisten, tidak manipulatif, tidak ABS (Asal Bapak Senang) dan harus amanah.
Kedua harus disiplin/tanggungjawab meskipun tidak diawasi, yakni harus tepat waktu dan tepat kualitasi, adaptif terhadap perubahan serta Vuka Minset. Ketiga meaningful work, yaitu niat, pride terhadap pekerjaan dan tidak kerja asal selesai.

Keempatnya adalah melakukan komunikasi yang beradap dan efektif, yaitu asih asuh, assertive communication juga harus menghindari konflik laten. Kelima kolaborasi mewujudkan teamwork PNS maupun non PNS dan yang lain, termasuk juga harus menghindari silo mentality.
Untuk keenamnya adalah Growth Minset and Learning Agily, open minded/mau belajar hal baru, tidak difensif terhadap perubahan dan yang ketuju adalah ownership mentality, ada masalah tapi tidak ada yang bertanggungjawab, tidak saling menyalahkan, ambil aksi kontributif. Fokus pada solusi, bukan pada alasan.(mad)







