SIDOARJO (RadarJatim.id) – ‘Business Model Canvas Competition 2026’ merupakan tema yang diusung dalam HIPMI PT Festival 2026, di bawah naungan HIPMI PT se Solo Raya, meliputi Universitas Sebelas Maret, Universitas Islam Batik, Universitas Duta Bangsa dan Universitas Muhammadiyah Karanganyar serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surakarta.
Dalam kompetisi tersebut, tim dari SMK Negeri 2 Buduran berhasil meraih Juara II untuk kategori Pelajar, yang diikuti perwaklian se Indonesia, dan finalnya dilaksankan pada 25 April 2026 di Solo Techno Park Surakarta.
Tim SMK Negeri 2 Buduran adalah Aqyla Zahya Ayufarista kelas XI Akuntansi 3, Sinta Laudya Ramadhani kelas XI Akuntansi 3 dan Rafqa Pietra Driyakrisma Agata kelas XI Bisnis Digital 2.
Usai meraih penghargaan, Sinta Laudya mengaku sangat senang sekali meraih juara nasional, walaupun belum maksimal juara pertama. Namun kami merasa sangat senang dan bersyukur atas pencapaian ini. “Pengalaman ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan ke depannya,” ungkap Sinta pada (27/4/2026) pagi.
Sesuai dengan memotivasi kami, mengikuti lomba ini adalah untuk menambah pengalaman dan mengembangkan kemampuan di bidang bisnis. Selain itu, kami juga ingin mencoba tantangan baru dan membuktikan bahwa pelajar juga mampu berkompetisi dengan baik.
Jadi, lomba ini berupa pembuatan Business Model Canvas (BMC). Setelah lolos seleksi, finalis diminta untuk mempresentasikan ide bisnis di depan juri. Dari tahap tersebut dipilih tiga juara terbaik, dan saya berhasil meraih Juara 2 kategori pelajar pada HIPMI PT Festival 2026.

Dengan prestasi ini, kedepan yang perlu kami evaluasi adalah memperdalam riset terkait ide bisnis. Selain itu, kami juga perlu meningkatkan kemampuan presentasi agar lebih maksimal lagi. “Ke depannya, kami berharap bisa terus mengembangkan kemampuan di bidang bisnis, mengikuti lebih banyak kompetisi, dan meraih hasil yang lebih baik. Kami juga berharap ide bisnis yang kami buat bisa dikembangkan lebih lanjut dan bermanfaat,” harap Sinta Laudya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada sekolah yang selalu mensupport siswanya untuk meraih prestasi. “Sekolah memberikan dukungan yang cukup baik, termasuk juga dengan guru pembimbing. Salah satunya dengan membantu biaya transportasi ke lokasi lomba. Hal ini sangat membantu dan memberikan semangat tambahan bagi kami,” ucapnya.(mad)






